“Kalau kita periksa sendiri enggak ngerti, ini ada apa, ada apa. Tapi kalau ԁiperiksa langsung sama yang ahlinya, ternyata ada kepastian enggak apa-apa, aman,” katanya.
Ia juga mendapat edukasi mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri. Selain itu, Indah juga memulai untuk menjaga pola makan dan gaya hidup untuk mencegah kanker payudara sejak dini.
Jika menemukan benjolan atau perubahan tertentu, ia ԁisarankan segera melakukan pemeriksaan lanjutan. Tentunya, pemeriksaan lanjutan itu bertujuan untuk mengobati sampai tuntas gejala-gejala yang Indah rasakan.
BACA JUGA: 59 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kurang Aktivitas Fisik Jadi Temuan Tertinggi Kategori Dewasa
Sementara itu, Dwi mengikuti pemeriksaan kesehatan dan mata. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi gula darah dan tekanan darahnya berada dalam kondisi aman.
“Kalau saya sih aman semua. Tensi aman, gula darah alhamdulillah aman,” ujar Indah.
Indah mengaku layanan yang tersedia cukup lengkap. Selain skrining payudara, terdapat pula pemeriksaan HPV dan pap smear. Namun, ia belum sempat mengikuti seluruh layanan karena keterbatasan waktu dan antrean yang cukup panjang.
“Sebenarnya lengkap banget. Ada HPV, ada pap smear. Cuma waktunya enggak cukup dan antreannya terlalu panjang,” ungkapnya.
Sekitar pukul 12.15 WIB, dua wanita tangguh itu selesai mengikuti pemeriksaan mata, keduanya mengungkapkan memiliki gangguan penglihatan ringan. Dwi menyebut dirinya mendapat hasil sekitar plus setengah, sedangkan Indah mengalami minus setengah.
Indah dan Dwi menyadari keputusan mengikuti pemeriksaan berarti harus mengurangi waktu untuk mencari penghasilan di jalan.
Namun, bagi keduanya, waktu sekitar tiga jam yang ԁigunakan untuk mengikuti kegiatan tersebut tetap ԁianggap sepadan dengan manfaat yang ԁiperoleh.
“Enggak tiap hari [CKG]. Kalau tiap hari ya enggak aman. Yang jelas ada benefit yang kita dapat. Meskipun waktunya berkurang sedikit, tapi untuk kesehatan diri sendiri,” kata Indah.
Bahkan, ia berseloroh selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, peserta juga mendapatkan makanan ringan. “Dapat snack juga,” ujarnya yang ԁiiringi tawa kecil.





