Dia mengatakan, akan melaporkan hasil asesmen SPPG kepada pemerintah pusat untuk menjadi dasar penentuan tindakan terhadap Dapur MBG terkait.
“Kalau tidak, nanti kami laporkan sebagai Satgas Percepatan MBG. Kami harus melaporkan asesmen, dan sanksi itu dari pemerintah pusat. Kami fungsinya hanya melaporkan,” katanya.
Lebih lanjut, Gus Yasin mengatakan, pengawasan terhadap SPPG menyasar keseluruhan. Baik yang terduga memproduksi makanan yang menyebabkan dugaan keracunan MBG siswa maupun tidak.
“Ini yang harus kami pastikan kembali SPPG-SPPG di Jawa Tengah. Bukan hanya yang terjadi di Kabupaten Pati, dan Rembang saja. Harus monitoring, dan kontrol SPPG yang ada di Jawa Tengah jangan sampai tidak sesuai aturan,” ucapnya.
Penyaluran MBG Lambat jadi Persoalan
Selain persoalan higienitas dan perizinan SPPG, Gus Yasin juga menanggapi informasi mengenai proses penyaluran MBG di Pati yang kabarnya datang terlambat.
Dia mengatakan keterlambatan penyaluran juga menjadi bagian dari SOP yang perlu ada pemeriksaan. Menurutnya, asesmen harus melihat seluruh tahapan, mulai dari penyediaan bahan makanan hingga proses penyaluran makanan kepada penerima manfaat.
“Jadi SOP itu kan ada beberapa. Yang pertama, penanggung jawab mendatangkan bahan makanan, lalu ketepatan. Nah, ini kami lihat, (apakah) penyaluran yang tidak bagus yang menyebabkan keracunan,” ucapnya.
BACA JUGA: Satu Guru dan 136 Siswa SMAN 1 Tunjungan Blora Diduga Keracunan MBG, Enam Orang Dilarikan ke Klinik
Lebih lanjut, Gus Yasin mengatakan, belum dapat langsung menyimpulkan penyebab munculnya gejala dugaan keracunan MBG pada ratusan siswa. Berbagai kemungkinan masih perlu pemeriksaan, termasuk proses penyediaan makanan, keterlambatan penyaluran, maupun dugaan kelalaian dalam pengelolaan makanan.
“Selidiki letak kesalahannya. Nah, ini yang harus kami asesmen nanti, dan laporkan,” katanya.
Terkait kemungkinan penutupan permanen SPPG yang bermasalah, Gus Yasin mengatakan, kewenangan tersebut berada di tangan BGN.
“Ya, itu kewenangan BGN teknisnya,” katanya.
Ratusan Kasus Makanan Sebabkan Dugaan Keracunan MBG di Jateng





