Jateng

Rest Area Tol Semarang-Batang Akan Ditambah, PU Prioritaskan Kebutuhan Pemudik Saat Lebaran

×

Rest Area Tol Semarang-Batang Akan Ditambah, PU Prioritaskan Kebutuhan Pemudik Saat Lebaran

Sebarkan artikel ini
kendaraan pribadi Gerbang Tol Kalikangkung Semarang. Sabtu, 28 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Sejumlah kendaraan pribadi dan angkutan umum pada arus balik Lebaran 2026 yang melintasi Gerbang Tol Kalikangkung Semarang. Sabtu, 28 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memprioritaskan penambahan rest area di ruas Tol Semarang-Batang sebagai solusi utama atas keluhan pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan keberadaan rest area di jalur tersebut menjadi pekerjaan rumah mendesak karena jarak yang terlalu jauh tanpa fasilitas pendukung.

“Rest area itu memang jadi PR utama. Ruas Batang-Semarang terlalu jauh, sehingga pemudik kesulitan mendapatkan BBM maupun fasilitas seperti toilet,” ujar Dody saat tinjauan di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah mengkaji opsi penambahan rest area, baik tipe B maupun peningkatan menjadi tipe A. Namun, keputusan tersebut masih menunggu hasil pembahasan dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan calon investor.

“Kami sedang diskusikan, apakah cukup tipe B di tengah atau langsung tipe A yang lebih besar. Ini juga terkait minat investor karena pada hari normal kebutuhannya tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

BACA JUGA: Cegah Penumpukan di KM 429A, Polres Semarang Arahkan Pemudik ke Rest Area KM 439A

Dody menambahkan, pemerintah perlu menghitung keseimbangan investasi agar proyek rest area tetap menarik bagi pihak swasta, mengingat lonjakan kebutuhan hanya terjadi saat momen tertentu seperti Lebaran.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menilai kebutuhan rest area sebenarnya masih dalam batas cukup jika dilihat pada kondisi lalu lintas normal.

“Rest area jangan dibandingkan saat mudik saja. Pada kondisi normal, kapasitasnya masih mencukupi,” kata Rivan.

Sebagai solusi sementara, Jasa Marga telah menyediakan akses ke sejumlah fasilitas di luar tol yang bisa pemudik manfaatkan tanpa  tarif tambahan.

“Ada SPBU di luar tol, khususnya di jalur A dan B, total ada tiga titik. Pemudik bisa keluar lalu masuk kembali tanpa perubahan tarif,” jelasnya.

Perbaikan Jalan Tetap Berjalan 24 Jam