Vivo Y05 Andalkan Software Ringan
Keunggulan lain muncul pada sisi antarmuka. Vivo Y05 memakai Android 16 dengan Origin OS 6. Sistem operasi tersebut ԁinilai minim bug dan jarang menampilkan iklan mengganggu.
Pengguna memang tetap menemukan beberapa aplikasi bawaan. Namun, sebagian besar aplikasi itu masih bisa ԁihapus secara manual. “UI-nya simpel dan nyaman ԁipakai harian,” ujar Gadget Max.
Chipset UniSOC T7225 menjadi otak utama perangkat ini. Performanya memang belum setara ponsel gaming modern. Namun, kemampuan tersebut masih cukup untuk kebutuhan ringan hingga menengah.
Pengujian AnTuTu menunjukkan skor sekitar 257 ribu poin. Angka itu tergolong standar untuk ponsel kelas Rp1 jutaan.
Game seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends masih dapat berjalan. Meski demikian, pengguna kemungkinan merasakan sedikit penurunan performa saat permainan berlangsung lama. “Kalau sekadar main Mobile Legends masih nyaman,” katanya.
Sektor kamera menjadi bagian yang cukup menarik. Vivo Y05 memakai kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel. Perekaman video maksimal mencapai resolusi 1080p 30 fps.
BACA JUGA: Rekomendasi 4 HP Android Harga Dua Jutaan, Semuanya Bisa Konek 5G!
Hasil kamera ԁinilai cukup baik pada kelas harga tersebut. Warna kulit terlihat natural dengan tingkat detail yang masih layak.
Reviewer Gadget Max juga menyoroti kualitas software kamera Vivo. Menurutnya, pengolahan gambar Vivo lebih stabil ԁibanding beberapa pesaing dengan chipset serupa. “Software Vivo memang membantu hasil kamera terlihat lebih bagus,” ujarnya.
Kapasitas baterai besar menjadi nilai jual utama perangkat ini. Pemakaian normal bahkan mampu bertahan hingga tiga hari.
Kondisi tersebut membuat Vivo Y05 cocok bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang. Selain itu, fitur pengisian 15 watt juga membantu proses pengisian lebih cepat.
Pada sisi audio, Vivo menghadirkan speaker dengan volume hingga 200 persen. Meski suara terdengar cukup keras, kualitas audio mulai pecah saat volume maksimal aktif.





