“Di Pati ada 6.961,4 hektare lahan padi yang terdampak, dengan umur padi 10 sampai 80 HST. Ada juga lahan jagung dengan luas 153,1 hektare tergenang di Pati,” ujarnya.
Menurut keterangannya, data itu masih akan terus berjalan, mengingat banjir yang belum surut di wilayah tersebut. Lebih lanjut, pihaknya belum bisa membeberkan puso atau kerusakan tanaman milik petani akibat banjir.
BACA JUGA: Tanggul Jebol Sebabkan Banjir di Demak dan Jepara, Pj Gubernur Jateng Dorong Evaluasi
Intensitas hujan tinggi, menurut Supriyanto, menjadi salah satu penyebab banjir yang berdampak pada lahan pertanian di pesisir utara Jawa Tengah.
“Selain itu ada sungai yang tidak bisa menampung air dan tanggul Sungai Lusi yang jebol lagi. Upaya saat ini kami melakukan pendataan dan fasilitasi sarana penanganan banjir,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





