Menurutnya, ini menjadi pekerjaan rumah pada saat musim kemarau nanti. Kadena merupakan saluran irigasi utama bagi lahan lumbung pangan desa seluas 30 hektare.
Terlebih karena hujan dalam beberapa hari terakhir juga mengakibatkan bendungannya juga jebol. “Tetapi ini sudah kami laporkan kepada pak bupati agar ada penanganan segera,” tegas Sumaryadi.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan menjelaskan akibat hujan lebat yang terjadi pada Minggu sore hingga Senin dini hari telah mengakibatkan 17 titik bencana.
BACA JUGA: Soal Instruksi Kepala Daerah PDIP Tunda Retreat, Begini Sikap Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Baik tanah longsor dan banjir luapan di sejumlah lokasi. Terkait hal ini, BPBD Kabupaten Semarang menyiagakan seluruh kekuatan personilnya sebagai antisipasi.
“Jadi tidak ada yang turun piket maupun izin. Semuanya harus siaga dan siap bergerak melakukan penanganan manakala terjadi bencana alam di Kabupaten Semarang,” jelasnya.
Seperti Minggu malam ada 15 titik bencana alam di Kabupaten Semarang. “Semua lersonil yang siaga terbagi ke berbagai lokasi terdampak untuk membantu masyarakat melakukan penanganan,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





