Olahraga

Rumor Tim Pengganti PSIR Rembang Melaju ke Putaran Nasional Liga 4 ? Simak Regulasinya

×

Rumor Tim Pengganti PSIR Rembang Melaju ke Putaran Nasional Liga 4 ? Simak Regulasinya

Sebarkan artikel ini
Logo Liga 4 Jateng
Logo Liga 4 Jateng (sumber : pssijateng.com)

SEMARANG, beritajateng.tv – Diskualifikasi PSIR Rembang dari Liga 4 Jawa Tengah memicu spekulasi hangat mengenai siapa tim yang akan mengambil jatah tiket ke putaran nasional. Saat ini, muncul dua nama yang menjadi pembicaraan publik, yakni Persebi Boyolali dan PSD Demak. Namun, penentuan Pengganti PSIR Rembang tersebut tidak bisa sembarangan karena harus mengacu pada regulasi resmi Asprov PSSI Jateng.

Diskualifikasi PSIR menciptakan kekosongan satu slot wakil Jawa Tengah. Berdasarkan bagan kompetisi, terdapat beberapa kriteria yang bisa menentukan tim mana yang paling layak naik peringkat untuk mengisi posisi tersebut.

BACA JUGA : PSIR Rembang Diskualifikasi liga 4 Jateng dan Sanksi Seumur Hidup

Mengacu pada Regulasi PSSI Jawa Tengah

PSSI Jawa Tengah sebenarnya memiliki aturan baku dalam menentukan peringkat klub yang gagal di semifinal. Untuk menentukan Pengganti PSIR Rembang, federasi kemungkinan besar akan menggunakan mekanisme penentuan Peringkat sebagai acuan utama:

  1. Poin di Babak Semifinal: Perolehan poin dari dua laga semifinal menjadi indikator utama.

  2. Selisih Gol: Jika poin sama, PSSI akan melihat selisih gol selama laga semifinal.

  3. Produktivitas Gol: Jumlah gol yang tim masukkan ke gawang lawan selama semifinal.

  4. Fair Play Point: Tim dengan kartu paling sedikit menempati peringkat lebih tinggi. Perhitungannya adalah:

    • Kartu Kuning: 1 Poin.

    • Kartu Merah (Tidak Langsung): 3 Poin.

    • Kartu Merah (Langsung): 3 Poin.

    • Kartu Kuning + Kartu Merah Langsung: 4 Poin.

  5. Undian: Jika seluruh poin di atas masih berimbang, maka PSSI akan melakukan undian sebagai langkah terakhir.

Rumor Persebi Boyolali dan PSD Demak

Dua klub kini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Laskar Dampo Awang:

  • Persebi Boyolali: Tim ini menjadi kandidat karena merupakan lawan terakhir yang PSIR kalahkan pada babak 8 besar. Secara hierarki kompetisi, tim yang kalah dari tim yang didiskualifikasi seringkali mendapat pertimbangan untuk naik.

  • PSD Demak: Nama Laskar Wali mencuat sebagai kandidat alternatif jika PSSI menggunakan parameter Fair Play. PSD Demak dikenal sebagai tim dengan catatan disiplin yang sangat baik sepanjang kompetisi.

Statistik Kembar di Babak 8 Besar

Baik PSD Demak maupun Persebi Boyolali sama-sama menelan kekalahan pahit dalam dua leg pertandingan babak 8 besar. Berikut adalah detail catatan keduanya:

  • PSD Demak: Kalah 0-1 dan 1-2 dari Persiharjo (Total Poin: 0, Selisih Gol: -2, Gol Memasukkan: 1).

  • Persebi Boyolali: Kalah 1-2 dan 0-1 dari PSIR Rembang (Total Poin: 0, Selisih Gol: -2, Gol Memasukkan: 1).

Karena seluruh indikator teknis tersebut sama kuat, maka sesuai regulasi poin (4), PSSI Jateng akan menghitung akumulasi kartu yang didapat kedua tim selama babak 8 besar. Tim dengan nilai akumulasi terendah (paling bersih dari kartu) akan resmi menjadi Pengganti PSIR Rembang.

BACA JUGA : Persibangga Juara! Laskar Jenderal Soedirman Angkat Trofi Liga 4 Jateng Usai Drama Penalti Atas Persak

Keputusan Akhir di Tangan Asprov

Hingga saat ini, manajemen Persebi maupun PSD Demak masih menunggu pengumuman resmi dari Asprov PSSI Jateng. Federasi perlu melakukan verifikasi data kartu dan statistik pertandingan dari seluruh tim semifinalis (termasuk tim yang gagal di 8 besar jika diperlukan) sebelum menetapkan satu nama.

Keputusan mengenai Pengganti PSIR Rembang sangat krusial karena menyangkut hak berkompetisi di tingkat nasional. Masyarakat sepak bola Jawa Tengah berharap PSSI bertindak transparan dan objektif sesuai regulasi yang tertulis agar tidak menimbulkan polemik baru di kemudian hari.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp