Nasional

Sandi Ungkap Kebakaran Savana Bromo Berdampak Besar, Okupansi Hotel Drop

×

Sandi Ungkap Kebakaran Savana Bromo Berdampak Besar, Okupansi Hotel Drop

Sebarkan artikel ini
kebakaran bromo
BB TNBTS, TNI, Polri, relawan, dll masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan pemadaman lanjutan, Senin, 11 September 2023. (Foto: Instagram/@bbtnbromotenggersemeru)
KARANGANYAR, beritajateng.tv – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan kebakaran yang terjadi pada kawasan hutan Gunung Bromo, Jawa Timur berdampak besar. Kebakaran savana Bromo tersebut mempengaruhi okupansi atau tingkat hunian tamu hotel di sekitar kawasan itu.
“Yang terjadi di Bromo sangat kami prihatinkan, dampaknya negatif,” katanya tentang kebakaran savana Bromo saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar, Jateng, Kamis 14 September 2023.
Menurut Sandi, terjadi penurunan tingkat okupansi hotel hingga 80 persen akibat kebakaran savana Bromo. Yakni dari kisaran 100 persen menjadi 20 persen.
Berdasarkan kajian tersebut, ia meminta seluruh pengelola taman nasional melakukan kajian sehingga aspek keselamatan pengunjung lebih menjadi perhatian.

Dengan demikian, menurutnya, akan tercapai sektor pariwisata yang berkelanjutan. Ia juga berharap pihak yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut mendapatkan sanksi hukum agar ada efek jera ke depannya.
“Hukum harus mampu memberikan keadilan karena banyak yang terdampak, terutama pelaku ekonomi,” katanya.
Selain itu, menurut Sandi, juga perlu adanya evaluasi menyeluruh agar wisata berbasis alam tetap mengacu CHSE (kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan).
Kebakaran savana Bromo sendiri terjadi akibat ulah pasangan prewedding yang berfoto menggunakan flare pada kawasan tersebut. Flare yang jatuh membakar ilalang kering hingga kebakaran meluas. Pihak penggagas foto prewedding tersebut kini menjadi tersangka atas perbuatan tersebut.
Sementara itu, terkait dengan target pergerakan wisatawan pada tahun 2023 ini diharapkan bisa mencapai 1,2-1,4 miliar pergerakan. Angka ini mengalami kenaikan daripaa tahun 2022 yakni 700 juta pergerakan wisatawan.
“Akhir Juni lalu masih di kisaran 400-500 juta pergerakan. Harapannya ada dorongan pada libur Natal dan Tahun Baru agar mencapai target,” katanya. (ant)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp