Kesehatan

Satu Tahun Agustina-Iswar Memimpin: Semarang Sehat, Warganya Kuat dan Terlindungi

×

Satu Tahun Agustina-Iswar Memimpin: Semarang Sehat, Warganya Kuat dan Terlindungi

Sebarkan artikel ini
Satu Tahun Agustina-Iswar Memimpin: Semarang Sehat, Warganya Kuat dan Terlindungi
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng - Iswar Aminuddin meninjau rumah pelita di Puskesmas Semarang. (Doc. Humas)

Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) atau Pansos juga berjalan. Remaja yang terlibat sebanyak 78.612 dan ibu hamil 18.293. Mereka mendapat pendampingan dan edukasi tentang gizi dan pola makan sehat.

Layanan kesehatan ibu dan anak juga berjalan massif:

· Pelayanan kesehatan ibu hamil menjangkau 17.636 sasaran.
· Pelayanan kesehatan ibu bersalin mencapai 17.561 sasaran.
· Bayi baru lahir yang mendapat layanan kesehatan sebanyak 27.091.
· Balita yang terlayani kesehatannya mencapai 77.484.

Di tingkat posyandu, sebanyak 60.794 balita aktif dipantau kesehatannya. Semua ini tak lepas dari peran 15.741 kader yang tersebar di 1.643 posyandu di 177 kelurahan. Merekalah ujung tombak yang setiap hari bersentuhan langsung dengan ibu dan anak.

“Saya berterima kasih kepada para kader Posyandu. Mereka adalah pahlawan kesehatan di lingkungan masing-masing. Tanpa mereka, program-program ini tidak akan sampai ke ibu dan anak,” kata Agustina.

Puskesmas dan Pustu: Pintu Layanan Kesehatan Makin Dekat

Pemerintah kota juga membenahi infrastruktur kesehatan agar warga makin mudah mengakses layanan. Sepanjang 2025, sebanyak 4 unit Puskesmas dibangun atau di rehabilitasi, yaitu:

· Puskesmas Tlogosari Kulon
· Puskesmas Kebokatan Tahap 2
· Puskesmas Pegandan Tahap 2
· Puskesmas Genuk Tahap 2

Selain itu, 3 unit Puskesmas Pembantu (Pustu) juga dibangun dan diperbaiki, yakni Pustu Ratu Ratih dan Pustu Beringin.

Dengan adanya pustu, warga di wilayah yang jauh dari puskesmas tetap bisa mendapat layanan kesehatan dasar.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena jarak. Dengan membangun puskesmas dan pustu di berbagai titik, kami mendekatkan layanan kepada masyarakat,” tegas Agustina.

Rumah Inspirasi: Tempat Warga Belajar dan Berdaya

Kesehatan tidak hanya soal fisik, tapi juga mental dan sosial. Lewat program Rumah Inspirasi, pemerintah kota menyediakan ruang bagi warga untuk berkumpul, belajar, dan mendapatkan pendampingan sosial.

Hingga 2025, sudah 7 Rumah Inspirasi yang dibangun di berbagai kecamatan, yaitu: