Kuliner

Sedapnya Masakan Pawon Tlogo Tuntang Semarang, Bangkitkan Suasana dan Selera Ndeso Khas Jawa

×

Sedapnya Masakan Pawon Tlogo Tuntang Semarang, Bangkitkan Suasana dan Selera Ndeso Khas Jawa

Sebarkan artikel ini
Pawon Tlogo
Menikmati aneka sajian khas "ndeso" di Dapur Tlogo, kompleks Horison Tlogo Resort, Tuntang, Kabupaten Semarang. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kawasan Horison Tlogo Resort, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, kini punya tempat makan baru yang nyaman untuk para Gen Y dan Gen Z, yaitu Pawon Tlogo.

Sesuai namanya, tempat ini memiliki vibes dapur khas Jawa, yang cukup familiar bagi para generasi bertahun lahir 80 hingga 90-an. Vibes ndeso semakin kuat dengan aneka sajian yang tersaji.

Terhidang antara lain garang asem, mangut, tumpang koyor, sup kampung, sambel goreng ati, lodeh, serta aneka sayur khas rumahan lainnya. Semuanya tersaji dengan hangat di atas tungku berbahan bakar kayu.

Melengkapi sajian ini, aneka gorengan hangat seperti pisang goreng, mendoan, tahu goreng, bakwan, dan lain sebagainya. Suasana Horison Tlogo Resort yang asri dan sejuk menjadikan nongkrong semakin betah di tempat ini.

BACA JUGA: Rantau ke Semarang, Pemilik Warung Makan Asal Jatim Gratisi Perantau Terimbas Bencana Sumatera

“Yang menjadi pembeda, semua bisa pengunjung nikmati dengan self service, sehingga bisa mengambil dan menikmati menu sesuai selera,” ungkap Sales and Marketing Manager Horison Resort Tlogo, Martinus Budi Ariyanto, Kamis, 15 Januari 2026.

Konsep dapur “ndeso“, jelasnya, menjadi kekuatan dari Pawon Tlogo ini. Sehingga, deretan tungku berbahan bakar kayu yang menyala menjadi pemandangan otentik dapur era sebelum penggunaan gas LPG.

Pawon Tlogo buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB. Dari sisi penyajian, tamu juga bisa memilih ragam menu yang mereka sukai dan sesuai selera. Setiap hari akan tersaji aneka menu yang berbeda-beda.

Banderol Masakan di Pawon Tlogo

Sementara untuk harga, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp30.000. Makannya pun mengambil sendiri alias all you can eat, tinggal hitung lauknya berapa dan apa minumnya.

Selain aneka makanan, pengunjung juga bisa mencicipi kopi klotok yang dimasak di atas tungku. “Ini khas dari Pawon Tlogo. Kopinya pakai biji kopi lokal produksi sendiri bernama Java Tlogo,” jelasnya.

Martin menambahkan, Pawon Tlogo memang menghadirkan hal yang berbeda dengan adanya tungku berbahan kayu bakar serta aneka masakan khas ndeso yang bisa dinikmati langsung dari tungku tersebut.

Konsep ini memang mengajak para pengunjung kembali ke masa lalu, bernostalgia menikmati suasana tradisional era 80-an dengan segala kenangannya.

BACA JUGA: Hidden Gem Durian Gunungpati Semarang, Legit Lumer Langsung dari Kebun Pak Robert

“Kebetulan di sini resort-nya Jawa, restorannya juga kuat dengan selera masakan Jawa, jadi nuansa dan makanan Pawon Tlogo ini sekaligus kami integrasikan,” tuturnya.

Salah satu pengunjung, Ade (42), mengungkapkan, bagi penikmat aneka masakan khas ndeso, Pawon Tlogo bisa menjadi salah satu alternatif. Apalagi suasananya masih sangat asri.

Sehingga menurutnya lengkap, bisa menyantap aneka hidangan “kelangenan” yang jarang ditemui dengan suasana dapur tempo dulu. “Jadi sambil nongkrong menikmati suasana juga betah berlama-lama di sini,” ucapnya.

Soal harga pun menurutnya masih cukup ramah bagi kantong. “Apalagi di sini saya juga mendapatkan kembali suasana dan kenangan-kenangan suasana dan masakan saat masa-masa kecil dulu,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp