Penurunan debit air juga terjadi pada sejumlah sumur bor milik warga di wilayah Getasan. Sehingga masyarakat kerap mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Ketika debit sumber air turun, sementara kebutuhan masyarakat tetap tinggi, warga tentu akan mengalami kekurangan air bersih,” tegas Ngesti.
BACA JUGA: Arema FC vs Malut United: Prediksi Skor, Kondisi Tim, dan Rekor Pertemuan Peluang Tim Tamu di Tengah Krisis Tuan Rumah
Sebelumnya, puluhan kepala keluarga di Dusun Kalisari, Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, dilaporkan mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
Merespons kondisi tersebut, Polres Semarang telah menyalurkan bantuan sebanyak 15.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak. (*)
Editor: Farah Nazila





