Lebih jauh, Sekar berharap Womenpreneur HIPMI Jawa Tengah dapat menjadi ruang diskusi dan pembelajaran bagi pelaku usaha perempuan untuk memahami perubahan pasar secara lebih cepat dan tepat.
“Saya rasa Womenpreneur bisa menjadi tempat di mana para pelaku usaha berdiskusi, berdialog, belajar tentang cepatnya perubahan kebutuhan pasar, dan cara menjawab kebutuhan itu secara efektif dan tepat sasaran,” pungkas Sekar. (*)
Editor: Farah Nazila





