Jateng

Sekar Tandjung Dorong Perempuan Jateng jadi Pengusaha: Tantangannya Jaringan hingga Akses Pasar

×

Sekar Tandjung Dorong Perempuan Jateng jadi Pengusaha: Tantangannya Jaringan hingga Akses Pasar

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Solo sekaligus Dewan Pembina Basnom Womenpreneur Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah, Sekar Tandjung, saat dijumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu, 4 Februari 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)
Anggota DPRD Kota Solo sekaligus Dewan Pembina Basnom Womenpreneur Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah, Sekar Tandjung, saat dijumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu, 4 Februari 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anggota DPRD Kota Solo sekaligus Dewan Pembina Badan Semi Otonom (Basnom) Womenpreneur Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Tengah, Sekar Tandjung, mengapresiasi penguatan peran perempuan di dunia usaha melalui Womenpreneur HIPMI Jawa Tengah.

Ia menilai inisiatif tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha perempuan di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

“Tentu kami sangat mengapresiasi langkah ini yang luar biasa mengangkat exposure daripada peran perempuan, khususnya di dunia usaha. Pemain-pemain perempuan itu sangat ramai, dan dengan adanya Womenpreneur ini, khususnya di Jawa Tengah, bisa membuka berbagai macam peluang untuk para pelaku usaha perempuan,” ujar Sekar saat beritajateng.tv jumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu, 4 Februari 2026.

Sekar menilai, tantangan yang dihadapi pelaku usaha perempuan tidak hanya soal permodalan. Menurutnya, akses jaringan, inovasi produk, hingga pembukaan pasar baru menjadi kebutuhan penting yang harus terus diperkuat.

“Tentu selain daripada usaha permodalan, adalah jaringan, inovasi produk, dan juga akses pasar yang baru. Karena kita sekarang ada dalam masa yang mana perubahan keinginan pasar itu sangat amat cepat,” terang Sekar.

BACA JUGA: Jadi Contoh Nasional, Polres Blora Raih Penghargaan Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak

Sekar yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Golkar Solo itu antusias untuk mendorong dampak Womenpreneur tidak hanya di satu wilayah, namun bisa merata di seluruh Jawa Tengah.

Ia menyebut dirinya siap mendukung penguatan UMKM perempuan, baik di Solo maupun daerah lain.

“Saya sangat excited untuk membawa dampak daripada Womenpreneur ini, terkhusus di Kota Solo. Tapi tentu juga siap mendukung upaya-upaya lainnya di luar Solo, Solo Raya, dan sampai daerah lain di Jawa Tengah,” kata Sekar.

Menurut Sekar, dukungan terhadap UMKM perempuan perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia menegaskan, penguatan UMKM perempuan bukan berarti mengesampingkan pelaku usaha laki-laki.