SEMARANG, beritajateng.tv – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang menyebut penyuntikan semen ke dalam rongga tanah bisa menjadi solusi amblesnya Jalan tembus Jangli – Undip.
Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan amblasnya beberapa titik Jalan tembus Jangli – Undip. Saat ini masuk kajian Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang dengan para akademisi untuk menentukan solusi terbaik.
Pada amblasan jalur tersebut Iswar sudah berulang kali mengatakan memang ada garis patahan namun memang tidak memiliki energi yang tinggi hingga mengakibatkan gempa.
Potensi yang mungkin terjadi adalah patahan pada jalan seperti amblasan yang terjadi saat ini.
“Hasil penelitian kemarin pada patahan yang terjadi di Jangli itu. Pada bagian bawahnya ada semacam tanah lempung (tanah liat) sekian sentimeter yang menyebabkan terjadinya penurunan. Jadi ada bentukan tanah di bawah yang masih perlu adanya pemadatan. ” kata Iswar di Ruang Balaikota Semarang pada Senin 17 Juli 2023.
Iswar mengatakan pemadatan yang harus di lakukan tidak bisa di jangkau menggunakan alat saja.
Salah satu solusinya adalah dengan penyuntikan semen pada rongga tanah yang belum padat tersebut.
Menurut Iswar, penyuntikan semen ke dalam rongga tanah di jalan Jangli – Undip dimungkinkan bisa menjadi solusi amblesnya jalur tersebut. Hanya saja, pihaknya masih menunggu kajian.
“Jadi itu kan tanah alami semacam lempung (tanah liat) yang belum padat. Dan sesuai pemahaman saya bisa di lakukan dengan pola penyuntikan semen ke dalam rongga tersebut,” jelasnya.
Iswar mengatakan, kejadian amblesnya jalan di Jangli – Undip ini bukan kasus yang pertama. Kasus serupa pernah terjadi pada ruas Tol Semarang – Solo, tepatnya di daerah Penggaron.
Saat itu, solusinya menggunakan teknologi penyuntikan. “Kasus tol Semarang-Solo di daerah Penggaron itu juga terjadi seperti itu dan di lakukan teknologi penyuntikan semen tersebut,” papar Iswar. (*)
Editor: Elly Amaliyah





