Jateng

Selangkah Lagi! Kemensos Verifikasi Usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional

×

Selangkah Lagi! Kemensos Verifikasi Usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional

Sebarkan artikel ini
Selangkah Lagi! Kemensos Verifikasi Usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menerima verifikasi TP2GP Kemensos RI usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional di Balai Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial (Kemensos) RI melakukan verifikasi lapangan proses pengusulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.

TP2GP Kemensos RI datang ke Kota Semarang sebagai rangkaian penilaian sebelum usulan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional ke tahap berikutnya.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Semarang menyambut langsung TP2GP Kemensos RI di Balai Kota Semarang, Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Agustina menegaskan Pemerintah Kota Semarang berkomitmen mengawal penuh pengusulan ulama besar asal Semarang tersebut hingga seluruh tahapan administrasi dan akademik selesai.

“Bagi masyarakat Kota Semarang, KH Sholeh Darat bukan hanya tokoh sejarah. Tetapi sosok yang menjaga nilai-nilai kehidupan masyarakat di masa penjajahan. Pengusulan beliau sebagai Pahlawan Nasional bukan sekadar memberikan penghormatan. Melainkan menghadirkan keteladanan yang dapat menjadi inspirasi bagi perjalanan bangsa,” ujar Agustina.

Menurutnya, jasa KH Sholeh Darat sangat besar dalam pengembangan pendidikan Islam di Nusantara.

Salah satu warisan pentingnya adalah menerjemahkan kitab-kitab keagamaan. Termasuk Al-Qur’an, ke dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat sehingga ajaran Islam dapat dipelajari lebih luas.

Agustina juga menyoroti besarnya pengaruh KH Sholeh Darat terhadap lahirnya tokoh-tokoh nasional. Sejumlah muridnya, seperti KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy’ari, hingga RA Kartini, terkenal memiliki kedekatan dengan pemikiran sang ulama dan menjadikannya sebagai salah satu sumber inspirasi perjuangan.

“Jejak pemikiran beliau tidak berhenti pada zamannya. Banyak tokoh besar bangsa yang lahir dari didikan maupun pengaruh pemikirannya. Ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa beliau layak memperoleh gelar Pahlawan Nasional,” katanya.

Untuk mendukung proses tersebut, Pemerintah Kota Semarang telah membentuk Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah. Yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, sejarawan, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat. Tim ini bertugas memperkuat dokumen dan kajian akademik yang menjadi syarat pengusulan.