SEMARANG, beritajateng.tv — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di SD Negeri Banyumanik 01. Sekolah tidak hanya menggelar upacara, tetapi juga mengemas peringatan kemerdekaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 11 Agustus 2026 hingga puncaknya pada 17 Agustus 2026. Berbagai lomba, pawai bernuansa Merah Putih, kegiatan bersama guru dan orang tua atau wali murid, hingga upacara peringatan HUT Kemerdekaan menjadi bagian dari perayaan tersebut.
Dengan mengusung semangat nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan dirancang tidak sekadar sebagai hiburan. Sekolah juga menjadikan rangkaian perayaan sebagai sarana menanamkan nilai karakter kepada peserta didik, seperti sportivitas, kerja sama, keberanian, tanggung jawab, disiplin, kreativitas, dan cinta tanah air.
Rangkaian kegiatan dikoordinasikan oleh Erra May Hilda, S.Pd., M.Pd., bersama Bapak dan Ibu guru SD Negeri Banyumanik 01 yang turut mempersiapkan dan melaksanakan seluruh kegiatan.
Lomba Kemerdekaan, Belajar Sambil Bergembira
Rangkaian perayaan dimulai pada Selasa, 11 Agustus 2026 dengan berbagai lomba untuk siswa kelas I, II, dan III.
Anak-anak mengikuti permainan yang disesuaikan dengan karakteristik dan usia mereka. Sekolah mengemas lomba dalam suasana menyenangkan sehingga siswa dapat menikmati momentum kemerdekaan sekaligus belajar tentang sportivitas dan keberanian untuk tampil.
Antusiasme siswa juga terlihat saat mereka memberikan dukungan kepada teman-temannya. Sorak-sorai dan semangat peserta membuat suasana sekolah semakin hidup.
BACA JUGA: HUT RI ke-81, Louis Kienne Pemuda Hadirkan Rayuan Pulau Kelapa dan Nasi Bakar Srimben
Pada Rabu, 12 Agustus 2026, giliran siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti berbagai perlombaan. Sekolah menyesuaikan tantangan permainan dengan usia siswa dengan mengedepankan unsur ketangkasan, keseimbangan, konsentrasi, kecepatan, serta strategi.
Beberapa permainan menggunakan nama yang bernuansa perjuangan dan nasionalisme, seperti Lompatan Patriot Muda, Misi Setetes Harapan, Misi Keseimbangan Langkah Pasti, dan Misi Jembatan Nusantara.
Melalui permainan tersebut, siswa tidak hanya berlomba untuk menjadi pemenang. Mereka juga belajar mematuhi aturan, bekerja sama, berkonsentrasi, tekun, dan bersikap sportif dalam menerima hasil.
Pawai Merah Putih Warnai Perayaan
Kemeriahan semakin terasa pada Kamis, 13 Agustus 2026 ketika warga sekolah mengikuti pawai dengan nuansa Merah Putih.
Dengan semangat nasionalisme, peserta tampil dengan berbagai sentuhan merah dan putih sebagai gambaran kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pawai menjadi momen yang memperkuat kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman menyenangkan bagi siswa.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas dan mengenal simbol-simbol kebangsaan dalam suasana yang santai dan menggembirakan.
Guru dan Orang Tua Ikut Berlomba
Perayaan tahun ini semakin istimewa dengan keterlibatan guru dan perwakilan orang tua atau wali murid dalam kegiatan lomba.
Setelah pawai, Bapak dan Ibu guru serta perwakilan orang tua atau wali murid mengikuti lomba memancing gelas. Kegiatan tersebut menghadirkan suasana penuh canda dan tawa.
Para peserta harus menunjukkan ketangkasan dan konsentrasi untuk menyelesaikan tantangan permainan. Dukungan dan sorakan dari warga sekolah membuat lomba berlangsung semakin seru.
Keterlibatan orang tua menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga. Orang tua tidak hanya hadir sebagai pendamping siswa, tetapi juga menjadi bagian dari komunitas sekolah yang ikut menciptakan suasana pendidikan yang hangat dan menyenangkan.
Kolaborasi Seluruh Warga Sekolah
Di balik rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah, terdapat kerja sama dan kolaborasi seluruh warga sekolah. Koordinator kegiatan Erra May Hilda, S.Pd., M.Pd., bersama Bapak dan Ibu guru berkolaborasi dalam merancang, mempersiapkan, dan melaksanakan berbagai kegiatan agar berjalan tertib dan menyenangkan.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap kegiatan memberikan pengalaman positif bagi peserta didik.
Rangkaian kegiatan juga menunjukkan bahwa peringatan hari kemerdekaan dapat menjadi media pembelajaran karakter yang nyata. Siswa belajar bekerja sama, menghargai teman, berani mencoba, menaati aturan, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap sportif.
Puncak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Setelah rangkaian lomba dan kegiatan kebersamaan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mencapai puncaknya pada Senin, 17 Agustus 2026 melalui upacara bendera.
Kepala SD Negeri Banyumanik 01, Nunung Dharmayanti, S.Pd., SD., bertindak sebagai pembina upacara.
Upacara menjadi momentum bagi seluruh warga SD Negeri Banyumanik 01 untuk kembali mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan semangat mengisi kemerdekaan melalui pendidikan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama, pengumuman para juara lomba, serta penyerahan piagam dan hadiah kepada para pemenang.
Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan dalam perlombaan, tetapi juga penghargaan atas keberanian, kerja keras, partisipasi, dan semangat siswa dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Kemerdekaan Dirayakan Bersama
Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SD Negeri Banyumanik 01 menunjukkan bahwa kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang dekat dengan dunia anak, yakni bermain, bergerak, berkarya, tertawa, dan belajar bersama.
Lebih dari sekadar perlombaan, setiap kegiatan menjadi kesempatan untuk menumbuhkan karakter. Lebih dari sekadar pawai, nuansa Merah Putih menjadi simbol kecintaan terhadap tanah air. Sementara kegiatan bersama guru dan orang tua menjadi jembatan untuk mempererat kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
BACA JUGA: Kenalkan Ragam Budaya, Guru dan Siswa Yayasan Mutiara Firdaus Blora Kenakan Baju Adat di Upacara HUT ke-81 RI
SD Negeri Banyumanik 01 merayakan kemerdekaan dengan gembira, menanamkan karakter melalui pengalaman, dan menumbuhkan semangat Indonesia dari sekolah. (*)
Editor: Farah Nazila





