Jateng

Semarang Banjir Mall dan Hotel, DPMPTSP Catat Investasi Tembus Rp11,14 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi

×

Semarang Banjir Mall dan Hotel, DPMPTSP Catat Investasi Tembus Rp11,14 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Semarang Banjir Mall dan Hotel, DPMPTSP Catat Investasi Tembus Rp11,14 Triliun di Tengah Gejolak Ekonomi
Kepala DPMPTSP Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Geliat investasi di Kota Semarang tetap tumbuh positif bahkan terus melonjak di tengah gejolak ekonomi dan fluktuasi nilai mata uang rupiah.

Tercatat, data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) nilai realisasi investasi di kota Semarang hingga saat ini mencapai Rp11,14 triliun atau 101,34 persen, melampaui target.

Kepala DPMPTSP Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kota Semarang.

“Alhamdulillah geliat investasi di Kota Semarang terus tumbuh. Sebagai kota metropolitan sekaligus ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang masih menjadi tujuan utama investasi. Hal itu terlihat dari banyaknya proyek raksasa yang sedang dan akan dibangun,” ujar Puput.

Menurutnya, sejumlah proyek strategis yang saat ini berjalan menjadi indikator positif pertumbuhan investasi daerah.

Beberapa di antaranya pembangunan pusat perbelanjaan, rumah sakit, hotel, hingga kawasan industri yang perkirannya akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

BACA JUGA: Investasi Jateng Meroket, Pemerintah RI Target Pelabuhan Kendal dan Dry Port Batang Dibangun Tahun Ini 

“Ada mall 23 Semarang, terus Pembangunan mega proyek Pakuwon Mall Semarang senilai Rp5,6 triliun, ada rumah sakit yang banyak sekali berdiri. Yang terbaru lagi nanti di belakang Mall 23 Semarang ini akan ada Hotel Hyatt,” kata Puput.

Puput mengaku, di semester awal tahun 2026 ini banyak investor besar masuk ke ibu kota Jateng.

“Ini barusan ada investor asal India yang baru melakukan groundbreaking pabrik farmasi di Kawasan Industri Wijaya Kusuma (KIW) dengan nilai investasi sekitar Rp100 miliar,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam dua tahun mendatang pabrik tersebut dproyeksikan mulai beroperasi. Dan memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan ekonomi lokal.

“Dalam satu atau dua tahun yang akan datang pabrik ini berdiri. Maka bisa menyerap tenaga kerja yang ada di Kota Semarang ini,” papar dia.

Berdasarkan data DPMPTSP, sektor yang paling investor asing atau Penanaman Modal Asing (PMA) minati. Meliputi transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai investasi Rp1,34 triliun.

Disusul sektor perdagangan dan reparasi sebesar Rp484,34 miliar, industri kimia dan farmasi Rp260,70 miliar, industri tekstil Rp222,38 miliar. Serta industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, optik, dan jam senilai Rp217,99 miliar.

Sementara itu, investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di dominasi sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan nilai Rp1,69 triliun.

Posisi berikutnya yakni sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebesar Rp1,29 triliun. Perdagangan dan reparasi Rp694,46 miliar, jasa lainnya Rp610,12 miliar, serta industri kimia dan farmasi Rp563,69 miliar.

Puput menilai pertumbuhan investasi juga di dukung perkembangan infrastruktur kota dan meningkatnya aktivitas ekonomi.

Kehadiran pusat perbelanjaan, hotel, fasilitas kesehatan, hingga kawasan industri baru membuat Semarang semakin kompetitif dari daerah lain.

“Kami melihat tren investasi terus bergerak positif. Banyak investor yang melihat Semarang sebagai kota dengan prospek ekonomi yang menjanjikan dan memiliki pasar yang terus berkembang,” ujarnya.

Kemudahan Investasi

Selain faktor lokasi strategis, kemudahan perizinan menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor. DPMPTSP Kota Semarang, kata Puput, terus memperkuat pelayanan berbasis digital melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta pendampingan langsung bagi pelaku usaha.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para investor. Semua proses perizinan kami bantu dan dampingi agar berjalan cepat, mudah, dan sesuai ketentuan. Jika ada kendala dalam sistem, petugas kami siap memberikan pendampingan hingga izin terbit,” tegasnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp