SEMARANG, beritajateng.tv – Ajang lari lintas alam Semarang Mountain Race 2026 (SMR) kembali berlangsung dengan tantangan yang semakin seru. Pada penyelenggaraan tahun kedua ini, panitia menambah kategori baru 82K yang langsung menarik perhatian para pelari.
Sebanyak 2.175 runner ambil bagian dalam event yang berlangsung pada 11–12 April 2026 ini. Start dan finish di pusatkan di The Wujil Resort & Conventions, yang menjadi titik awal petualangan lintas alam penuh tantangan.
Project Director SMR, Dani Chika, menjelaskan bahwa tahun sebelumnya hanya ada empat kategori lomba, yakni 7K, 16K, 27K, dan 50K. Namun pada 2026, panitia resmi menambahkan kategori 82K.
“Untuk tahun ini kami menambah kategori 82K, dan antusiasmenya cukup menggembirakan karena trek SMR memang menantang,” ujarnya.
BACA JUGA: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Masiswa HMI Unissula Masih Tahap Klarifikasi, Polda Jateng Periksa Saksi
Pada hari pertama, Sabtu 11 April 2026, kategori 50K dan 82K sudah lebih dulu berlangsung sejak pukul 05.00 WIB. Sementara kategori 27K, 16K, dan 7K di jadwalkan berlangsung pada Minggu.
Dari total peserta, kategori 7K di ikuti 325 pelari, sedangkan kategori 16K dan 27K masing-masing di ikuti sekitar 800 peserta. Untuk kategori 50K tercatat 200 pelari, dan kategori terbaru 82K di ikuti 50 pelari.
Tak hanya pelari lokal, SMR 2026 juga di ramaikan oleh 30 pelari asing dari 18 negara. Mereka datang dari berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, hingga Inggris, Ukraina, Australia, dan Kanada.
Selain penambahan kategori, panitia juga melakukan sejumlah pembenahan berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya. Hal ini membuat penyelenggaraan tahun kedua terasa lebih matang, dengan standar yang tetap terjaga.
Race Director, Kevin Aloy, mengungkapkan salah satu pencapaian di hari pertama. Seorang pelari kategori 50K berhasil finis dengan waktu impresif.
Pelari tersebut adalah Julio Badayu dari klub COROS yang menyentuh garis finish pada pukul 12.23 WIB, dengan catatan waktu 7 jam 23 menit 53 detik.
BACA JUGA: Berhasil Cetak Rekor, Agak Laen 2 Resmi Jadi Film Terlaris di Indonesia
Dengan peningkatan jumlah peserta dan tantangan lintasan yang semakin berat, SMR harapannya menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan semakin para pecinta trail run minati.
“Harapan kami, SMR bisa menjadi event tahunan yang semakin menantang dan para runner nanti,” tandas Dani. (*)
Editor: Farah Nazila





