SEMARANG, beritajateng.tv – Perayaan Valentine tahun ini terasa berbeda di Silverspoon. Restoran fine dining yang terkenal dengan sajian elegan dan suasana intim tersebut menghadirkan pengalaman tak biasa lewat event bertajuk “Love Is Blind”.
Mengusung konsep blindfold taste experience atau makan dengan mata tertutup. Acara ini sukses mencuri perhatian publik hingga 90 persen reservasi meja terjual pada malam puncak.
Sejak awal, konsep di Silverspoon ini langsung memancing rasa penasaran para pasangan Valentine di Semarang.
Dalam paket spesial bertajuk Desire Package seharga Rp777.777 per pasangan, tamu di ajak menikmati secret menu tanpa melihat sajian di hadapan mereka.
Selama sesi utama, mata pengunjung harus dalam keadaan tertutup dan indra perasa menjadi pusat pengalaman.
Tanpa bantuan visual, para tamu harus menebak rasa, aroma, hingga tekstur hidangan. Setiap suapan menjadi kejutan.
Tawa kecil, diskusi spontan, hingga momen saling membantu antar pasangan membuat suasana terasa hangat dan penuh kedekatan.
“Konsep ini kami hadirkan untuk mengajak tamu lebih fokus pada rasa dan koneksi. Valentine bukan hanya tentang tampilan yang indah. Tetapi tentang bagaimana dua orang saling merasakan momen yang sama,” ujar Fazel Bramanta, selaku Operations Manager Silverspoon Semarang.
Untuk menjaga eksklusivitas, restoran mengatur waktu operasional khusus dari pukul 18.00 hingga 21.00 hanya untuk rangkaian acara Love Is Blind. Meski demikian, antusiasme tidak surut.
Sejumlah pelanggan bahkan rela menunggu setelah pukul 21.00 demi tetap bisa menikmati makan malam romantis di Silverspoon pada malam Valentine.
BACA JUGA: Romantis dan Penuh Kejutan! Silverspoon Semarang Hadirkan Sensasi Willy Wonka di Month of Love
Atmosfer restoran berubah menjadi ruang penuh kejutan. Pasangan terlihat saling menggenggam tangan, berdiskusi tentang rasa yang mereka tebak, hingga berbagi ekspresi saat mengetahui kejutan menu yang sebenarnya.
Konsep ini memperkuat chemistry dan menghadirkan pengalaman yang lebih personal dari makan malam biasa.




