Peristiwa

Sering Terjadi, Ini Deretan Kecelakaan Truk di Turunan-Tanjakan Ngaliyan Semarang Sejak 2020

×

Sering Terjadi, Ini Deretan Kecelakaan Truk di Turunan-Tanjakan Ngaliyan Semarang Sejak 2020

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Ngaliyan
Kecelakaan truk boks di Jalan Prof. Dr. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis, 21 November 2024. (Foto: Instagram/@infokejadian_semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jalan turunan maupun tanjakan di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, sering kali terjadi kecelakaan. Terbaru, yakni kecelakaan truk pada Kamis, 21 November 2024 sore.

Insiden beruntun ini melibatkan truk dan sejumlah sepeda motor, mengakibatkan dua orang meninggal di tempat. Penyebab awal, menurut dugaan, akibat rem truk trailer bermuatan aki yang tak berfungsi.

Berikut rangkuman deretan kecelakaan di Ngaliyan, Kota Semarang, dalam lima tahun terakhir.

BACA JUGA: Rem Blong Truk di Ngaliyan Semarang, Ini Identitas Dua Korban Meninggal

Deretan kecelakaan truk di turunan-tanjakan Ngaliyan Kota Semarang

1. Kecelakaan Truk Kayu dan Truk Molen (2020)

Kejadian pertama terjadi pada 2020 silam di tanjakan Silayur, tepatnya di Jalan Prof. Dr. Hamka, Ngaliyan. Sebuah truk molen terguling dan menghancurkan halte BRT Trans Semarang.

Beberapa bulan kemudian, truk bermuatan kayu terguling di depan perumahan Villa Esperanza. Kedua insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

2. Kecelakaan Beruntun, Satu Orang Meninggal (2021)

Insiden pada 2021 ini melibatkan truk bermuatan aki, tiga mobil, dan dua motor. Lokasinya berada di depan McD Ngaliyan, Jalan Prof. Dr. Hamka. Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

3. Kecelakaan Truk Terjun ke Jurang (2022)

Pada 2022, sebuah truk terjun ke jurang sedalam 15 meter di turunan Silayur. Sopir mencoba menghindari tabrakan beruntun dengan membanting setir. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Truk Diduga Rem Blong di Ngaliyan: 2 Wanita Tewas, 2 Pria Luka Berat

4. Kecelakaan Truk Rem Blong, Dua Orang Tewas (2024)

Kejadian terbaru melibatkan truk dan lebih dari tujuh sepeda motor di turunan dekat RS Permata Medika Ngaliyan.

Sopir truk trailer kehilangan kendali dan menghantam kendaraan lain. Dua wanita meninggal di tempat, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, sopir truk trailer selamat meski terjepit kabin. Wanto, sopir truk sampah yang terlibat, menceritakan detik-detik kejadian.

“Truk trailer melaju kencang sebelum menabrak kendaraan saya,” ungkapnya.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menyebut penyebab utama kecelakaan masih diselidiki.

“Kami terus mencari fakta lengkap agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

Serangkaian kecelakaan ini menjadi peringatan penting agar pengawasan jalur turunan-tanjakan di Ngaliyan, Kota Semarang, perlu peningkatan demi mencegah tragedi berikutnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp