BLORA, beritajateng.tv – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Sendanggayam, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tampil berbeda dari sekolah pada umumnya.
Puluhan murid baru tersambut layaknya tradisi pedang pora. Sementara seluruh guru mengenakan kostum koboi untuk menciptakan suasana yang menyenangkan pada hari pertama sekolah.
Prosesi penyambutan berlangsung meriah. Sebanyak 22 murid baru memasuki gerbang kehormatan yang terbentuk oleh barisan guru, siswa kelas II hingga kelas VI, serta ibu-ibu PKK Desa Sendanggayam yang mengangkat tongkat menyerupai tradisi pedang pora.
Kepala SD Negeri Sendanggayam, Agus Sucipto, mengatakan konsep MPLS kali ini berbeda agar memberikan pengalaman yang berkesan bagi calon siswa baru sekaligus menghilangkan rasa canggung saat pertama kali memasuki lingkungan sekolah.
“Kami ingin anak-anak merasa senang dan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah. Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan sehingga mereka menganggap sekolah sebagai rumah kedua,” ujarnya.
BACA JUGA: Unik! MPLS SDN Tugurejo 01 Semarang Sambut Murid Baru dengan Nuansa Piala Dunia, Ada Parade hingga Laga Mini
Selain memberikan kesan positif kepada peserta didik, konsep tersebut juga menjadi upaya sekolah membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SD Negeri Sendanggayam menerima 22 murid baru, meningkat signifikan daripada tahun ajaran sebelumnya yang hanya 12 murid.
Sementara itu, pada akhir tahun ajaran 2025/2026 sekolah meluluskan sembilan siswa kelas VI.
Peningkatan jumlah calon siswa baru tersebut ternilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pembelajaran. Juga berbagai inovasi yang sekolah lakukan.
Salah seorang orang tua murid baru, Sri Wahyuni, mengaku senang dengan konsep penyambutan yang dibuat pihak sekolah.
Menurutnya, suasana yang ceria membuat anak-anak lebih percaya diri dan tidak takut menjalani hari pertama belajar.
Rangkaian MPLS terawali dengan penampilan tari tradisional yang tiga siswi SD Negeri Sendanggayam bawakan.





