SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Tugurejo 01 Semarang pada Senin, 13 Juli 2026 terasa berbeda. Alih-alih hanya ԁiisi perkenalan di dalam kelas, sekolah menyulap pembukaan MPLS menjadi layaknya perhelatan Piala Dunia 2026.
Konsep tersebut ԁipilih bertepatan dengan momentum berlangsungnya Piala Dunia 2026. Ornamen Piala Dunia 2026 pun turut meramaikan lingkungan sekolah, dari bendera negara yang ԁipasang, parade siswa, guru berkostum sepak bola, hingga pertandingan mini di halaman sekolah.
Kepala SDN Tugurejo 01 Semarang, Nur Rakhmat, mengatakan tema Piala Dunia ԁipilih agar peserta didik tidak hanya bersemangat datang ke sekolah, tetapi juga termotivasi mengembangkan bakat sesuai potensinya.
“MPLS kali ini mengambil tema Piala Dunia karena bersamaan dengan momentum Piala Dunia 2026. Harapannya anak-anak SD Tugurejo 01 terinspirasi menjadi pemain yang hebat dan tumbuh sesuai bakat serta potensi mereka. Tema ini juga selaras dengan konsep MPLS Ramah dari Kementerian,” ujarnya saat beritajateng.tv temui di sekolah pada Senin, 13 Juli 2026.
Menurutnya, permainan sepak bola pada hari pertama bukan sekadar hiburan. Aktivitas tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan dan karakter.
“Main bola supaya anak terinspirasi bahwa masa depan itu butuh kreativitas. Bukan cuma belajar di dalam kelas, tetapi potensi psikomotor anak juga sangat penting. Karena itu guru memakai jersey sepak bola, sementara saya menggunakan pakaian pelatih,” jelasnya.
BACA JUGA: Hari Pertama MPLS, Puluhan Siswa SD di Blora Terpaksa Pakai Rumah Warga, Sekolah Masih Direnovasi
Pada tahun ajaran baru ini, SDN Tugurejo 01 menerima 41 siswa baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar. Secara keseluruhan, jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 351 orang.





