Ia mengatakan selain penambahan beberapa fasilitas, pihaknya juga melakukan perawatan gedung. Sehingga gedung pertunjukkan bisa tetap dimanfaatkan. “Bukan renovasi tapi melengkapi yang kurang-kurang jadi perawatan bentuknya,” jelasnya.
Ia mengakui hingga akhir tahun 2024 ini, gedung Ki Narto Sabdo sudah terisi jadwal pertunjukan. Namun memang pihaknya memilah-milah mana yang menyewa dan mana saja fasilitas Pemkot. “Saat ini sudah ramai, satu tahun ini sampai Desember kami sudah ada jadwal,” tuturnya.
Sementara untuk harga sewa komersial gedung sebesar Rp 25 juta untuk sekali pertunjukan. Menurutnya sudah termasuk murah dari pada gedung pertunjukan lain di Kota Semarang.
“Gedung rajawali saja yang lebih kecil dari ini tapi harga sewanya sudah sampai Rp 60 juta lebih. Jadi ukuran sewa ini untuk pebisnis tidak terlalu berat,” tandasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





