BLORA, beritajateng.tv– Menyambut periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang telah menyiapkan berbagai upaya guna memastikan perjalanan kereta api yang nyaman, tepat waktu, dan aman.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa komitmen KAI untuk memberikan pelayanan terbaik melalui peningkatan keandalan prasarana kereta api.
“Prasarana yang handal menjadi fondasi utama dalam menjaga kelancaran operasional kereta api, terutama selama masa angkutan Nataru 2024. Prediksinya akan mengalami lonjakan penumpang,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kapan Libur Semester Ganjil 2024/2025 SD-SMP-SMA di Jawa Tengah? Ini Jadwal Lengkapnya
KAI Siap Hadapi Nataru 2024
Dalam upaya meningkatkan keandalan jalur, KAI Daop 4 Semarang telah memulai pergantian rel baru sepanjang 106.875 meter sebelum Nataru 2024.
Langkah ini untuk meningkatkan stabilitas lintasan, mengurangi potensi gangguan, serta memastikan perjalanan kereta lebih mulus dan aman.
“Penggantian rel ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga memastikan penumpang merasakan perjalanan yang lebih nyaman dan tenang,” tambah Franoto.
Sebanyak 19 wesel telah diganti di berbagai stasiun, termasuk Pemalang, Sedadi, Petarukan, Gundih, Brumbung, dan Alastua. Wesel adalah komponen vital yang memungkinkan kereta berpindah jalur dengan aman.
“Adanya pergantian wesel ini, kami meminimalkan risiko gangguan operasional serta meningkatkan kecepatan dan efisiensi perpindahan jalur, terutama di stasiun-stasiun padat penumpang,” jelas Franoto.
BACA JUGA: Viral Cokelat Dubai Bikin Kepo di Medsos, Yuk Gas Berburu di 3 Toko Semarang Ini!
Inovasi Ramah Lingkungan: Bantalan Sintetis Gantikan Bantalan Kayu
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kelestarian lingkungan, KAI Daop 4 Semarang mengganti bantalan kayu dengan bantalan sintetis. Hingga kini, 4.102 bantalan kayu di 29 jembatan telah diganti.
“Bantalan sintetis tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih tahan lama dan efektif meredam kebisingan. Selain itu, memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang,” kata Franoto.
Pengembangan teknologi bantalan sintetis pertama kali di Jepang dengan menawarkan keunggulan seperti daya tahan terhadap bahan kimia, usia pakai lebih dari 50 tahun, dan biaya perawatan yang lebih rendah.
BACA JUGA: Tahap Selanjutnya Setelah Lolos SKD, Begini Cara Pilih Lokasi Ujian SKB CPNS 2024
Penambahan Batu Ballast untuk Stabilitas Jalur
Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga menambah 30.012 meter kubik batu ballast atau batu kricak di sepanjang jalur. Batu ballast ini sebelumnya dicuci untuk memastikan kebersihan dan keawetannya.
“Penambahan batu ballast bertujuan meningkatkan stabilitas dan daya tahan jalur KA, serta mengurangi potensi kerusakan akibat cuaca ekstrem,” tambah Franoto.
KAI Daop 4 Semarang optimis menghadapi masa angkutan liburan Nataru 2024 dengan kesiapan maksimal.
“Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta keandalan perjalanan kereta api, memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan,” tutup Franoto. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





