Politik

Siap Pasang Badan Bela Jokowi soal Ijazah Palsu, PSI Jateng: Ini Demi Jaga Kewarasan dan Kebenaran

×

Siap Pasang Badan Bela Jokowi soal Ijazah Palsu, PSI Jateng: Ini Demi Jaga Kewarasan dan Kebenaran

Sebarkan artikel ini
Safari Politik Jokowi | Jokowi Istirahat | Ketum PPP | Jokowi Ketum PSI | Pilgub Jawa Tengah 2024
Jokowi saat menghadiri kampanye terakhir Luthfi-Yasin bertajuk “Doa Bersama untuk Jawa Tengah” di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Sabtu 23 November 2024 sore. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah siap pasang badan untuk membela Presiden RI ke-7 Joko Widodo alias Jokowi atas tudingan ijazah palsu.

Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yoga Prabowo, menuturkan kesiapan seluruh kadernya untuk pasang badan jika ada pihak yang masih menuding maupun meragukan keaslian ijazah Fakultas Kehutanan UGM milik Jokowi.

Saat beritajateng.tv hubungi via panggilan WhatsApp, Minggu, 19 Oktober 2025, Yoga menuturkan alasannya siap membela Jokowi, selain arahan dari Ketua Harian PSI Ahmad Ali beberapa waktu lalu.

“Kami pasang badan karena ini Presiden Republik Indonesia ke-7, simbol negara. Orang yang bagaimanapun sudah berjasa untuk Bangsa Indonesia, itu satu,” tutur Yoga.

BACA JUGA: Prodem Jateng Desak KPU Surakarta Buka Salinan Ijazah Jokowi, Minta Transparansi Publik

Tak hanya itu, kata Yoga, membela Jokowi soal tudingan ijazah ia anggap menegakkan kebenaran dan menjaga kewarasan.

Pihaknya mengaku, jika yang dituding ijazah palsu bukan sosok Jokowi sekalipun, mereka akan tetap membela dan mendukung.

“Kedua, ini soal kebenaran dan kewarasan yang patut kita jaga. Terlepas misalnya bukan Pak Jokowi, tentu akan turun tangan kalau melihat kebenaran yang sudah nyata-nyata diakui kebenarannya, terus dipermasalahan dan diributkan lalu menjadi gaduh,” sambungnya.

Sebut instruksi Ali wajar, Yoga tegaskan Jokowi role model kader PSI Jateng

Lebih jauh, Yoga menilai instruksi yang Ahmad Ali sampaikan merupakan hal yang wajar dan lumrah. Ia menyinggung banyaknya anak muda yang masuk ke partainya tak lain karena sosok Jokowi.

“Ini instruksi yang lumrah, wajar, karena satu, Pak Jokowi adalah role model kami di PSI. Anak-anak muda yang masuk di politik itu kan karena hampir semuanya terpengaruh dari Pak Jokowi ketika masuk,” terangnya.

Yoga menegaskan, sosok Jokowi menjadi role model mereka terjun ke dalam politik.

“Dari orang biasa menjadi siapa, hampir semua teman-teman di PSI masuk itu karena optimisme melihat Pak Jokowi sampai sejauh ini menjadi presiden,” pungkasnya.

BACA JUGA: Rahasiakan Dokumen Capres-Cawapres, KPU: Tak Ada Upaya Lindungi Jokowi dan Gibran

Sebelumnya, Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, meminta kader partai membela Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang kerap mendapatkan serangan politik, termasuk rumor ijazah palsu.

Alasannya, Ahmad mengungkap banyak pihak yang masih takut bersuara dan diam. Hal ini ia katakan usai terlantik menjadi Ketua Harian PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat, 26 September 2025 lalu.

“Semua kader PSI harus berani berdiri di barisan terdepan untuk menjaga kehormatan Pak Jokowi. Selama ini Pak Jokowi dikuyuh-kuyuh, tidak ada kader PSI yang berani berbicara. Semua takut, semua diam membeo,” ujar Ahmad Ali.

Isu ijazah palsu juga terpa Gibran

Terlebih, kata Ahmad, dalam isu ijazah palsu, kejadian yang sama juga menimpa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang ramai di media sosial beberapa waktu lalu. Menurut Ali, hal ini membuktikan bahwa situasi bangsa sedang tidak baik-baik saja.

“Terjadi kegaduhan yang luar biasa yang sedang menimpa, tertuju, kepada orang tua kami, inspiratif kami, panutan kami, Pak Jokowi. Ya kami berharap tentunya Bapak Presiden dengan segala kewenangannya bisa menyegerakan, mengakhiri kegaduhan yang terjadi tentang ijazah palsu,” ucap dia.

Oleh sebabnya, Ahmad memintas seluruh kader PSI tanpa terkecuali dapat pasang badan untuk membela tudingan ijazah palsu yang tersemat kepada Jokowi maupun putranya.

BACA JUGA: Soroti Isu Keaslian Ijazah Wapres Gibran, Hersubeno: Berpotensi Pemakzulan, DPR Tunggu Sinyal Prabowo

“Dan yang terakhir, hari ini sedang muncul lagi tentang Mas Wapres. Nah, kami berharap semua dari keluarga besar PSI ini untuk segera memberikan ketegasan terhadap keabsahan ijazah yang sedang oknum-oknum permasalahkan, yang sengaja mencari-cari atau sedang membuat kegaduhan,” imbuhnya.

Menurut Ali, ke depan kejadian serupa tidak boleh terulang. PSI harus menjaga dua tokoh bangsa itu, mengingat PSI membutuhkan dua tokoh tersebut.

“Kalau kita mengaku sebagai kader, kita mengaku Pak Jokowi sebagai panutan kita, maka kita harus berdiri di depan untuk menjaga kehormatan beliau,” tuturnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp