Jateng

Siap-siap! Pemprov Jateng Buka 4.446 Formasi ASN Tahun 2024, Begini Rincian Alokasinya

×

Siap-siap! Pemprov Jateng Buka 4.446 Formasi ASN Tahun 2024, Begini Rincian Alokasinya

Sebarkan artikel ini
Formasi ASN
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Rahmah Nur Hayati, saat beritajateng.tv temui di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 29 April 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pada tahun ini, Pemprov Jawa Tengah akan membuka sebanyak 4.446 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Angka itu terucap oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Rahmah Nur Hayati, saat beritajateng.tv temui di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 29 April 2024 sore.

Menurut keterangannya, akan ada alokasi sebanyak 265 dari 4.446 formasi untuk rekrutmen CPNS. Sedangkan, sebanyak 414 formasi ASN akan teralokasikan untuk P1.

Adapun sisa kuota bakalan untuk alokasi pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

BACA JUGA: Siap-siap, Pemprov Jateng Sediakan 2.200 Formasi PPPK 17 September Mendatang, Ini Posisi dan Kuotanya!

Sementara itu, P1 atau Prioritas 1 merupakan peserta yang telah mengikuti seleksi PPPK untuk jabatan fungsional guru tahun 2021 dan telah memenuhi nilai ambang batas.

“[Jumlah] P1 sekarang kalau tidak salah di angka 3.192. Sudah berkurang lagi karena ternyata banyak pengangkatan, pensiun, mengundurkan diri, itu angkanya bergerak,” jelas Rahmah.

Untuk pengangkatan PPPK menjadi ASN, tutur Rahmah, akan berlangsung setelah Juli 2024.

“Kalau untuk PPPK, jika tidak ada halangan, itu setelah bukan Juli. Ini usulan dari Provinsi dan akan dikonfirmasi di BKN, setelah selesai verifikasi baru seleksi PPPK,” sambungnya.

Formasi 2024 tak mampu angkat non ASN seluruhnya, ada NIP paruh waktu untuk PPPK

Kendati tahun 2024 ada sekitar 4 ribu lebih formasi ASN, namun Rahmah mengaku jumlah itu tidaklah cukup. Utamanya, guna mengangkat PPPK menjadi ASN.

Alasannya, jumlah PPPK di Jawa Tengah cukup banyak, menurutnya, yakni sekitar 14 ribu orang.

“Kebutuhan dari empat ribu itu banyak sekali ya. Ada 14 ribu non-ASN yang terdata di BKN sejak 2022, sekitar 14.350-an,” paparnya.

Untuk pengangkatan yang diisukan November 2024, Rahmah pun tak menjawab banyak.

BACA JUGA: Pemprov Jateng Terima 55 Ribu Usulan Program dalam Musrenbang 2024

“Kebijakan teknis kami masih menunggu. Pak menteri bilang ada penuh dan paruh waktu. Konsepnya tidak ada perubahan kebijakan dan pasti diselesaikan dengan kapasitas daerah,” akunya.

Lebih lanjut, lantaran formasi yang tersedia tahun ini tak mampu mengangkat PPPK menjadi ASN seluruhnya, Rahmah menyebut akan ada NIP paruh waktu untuk PPPK yang belum diangkat.

“Kita ada data 14 ribu PPPK, formasinya 4 ribu. Jadi kebijakannya yang lulus seleksi ini akan dapet NIP, yang NIP 4 ribu itu NIP penuh, sisanya NIP paruh waktu,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp