SEMARANG, beritajateng.tv – Belasan siswa PAUD Aisyah Cerdas Ceria Bongsari, Semarang Barat, mengikuti kegiatan edukasi sadar lalu lintas di Polrestabes Semarang, Kamis, 27 Februari 2025.
Guru PAUD Aisyah Cerdas Ceria, Fadjar Kurniawati, mengatakan kegiatan ini bertujuan agar anak-anak memiliki pemahaman tentang tata tertib lalu lintas. Sehingga, kelak mereka dapat menjadi pengguna jalan yang disiplin.
Tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, siswa juga belajar langsung dari polisi Polrestabes Semarang.
“Anak-anak tentu sangat senang. Karena ini di tingkat PAUD, belajarnya dibuat menyenangkan dengan bermain dan bernyanyi lagu-lagu edukasi tentang lalu lintas. Mereka juga semakin semangat karena ada hadiahnya,” katanya kepada beritajateng.tv usai kegiatan.
Kegiatan ini, lanjut Fadjar, juga untuk menanamkan pemahaman dasar mengenai keselamatan berlalu lintas sejak dini. Dalam edukasi tersebut, anak-anak dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas serta pentingnya memakai helm saat berkendara.
BACA JUGA: Video Cegah Stunting, Pemkot Semarang Tingkatkan Kualitas PAUD
Penyampaian materi berjalan secara interaktif, seperti bernyanyi bersama dan bermain peran agar lebih menarik. Selain itu, mereka juga beroleh kesempatan merasakan pengalaman naik mobil polisi dan berkeliling di sekitar Polrestabes Semarang.
“Selain belajar tentang lalu lintas, siswa juga dikenalkan dengan satwa yang memiliki peran penting dalam tugas kepolisian, yaitu anjing dan kuda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, polisi berkesempatan memperkenalkan anjing pelacak bernama Boy, seekor Labrador yang bertugas mendeteksi bahan peledak. Ada pula anjing jenis German Shepherd yang biasa polisi gunakan untuk pengamanan massa saat terjadi huru-hara.
Tak hanya anjing, anak-anak juga melihat-lihat ke kandang kuda milik kepolisian.
“Petugas menjelaskan bahwa kuda sering untuk menjangkau daerah yang sulit kendaraan bermotor lalui, seperti saat banjir melanda kawasan Genuk, Kota Semarang,” paparnya.
Terima kunjungan siswa PAUD untuk belajar lalu lintas, cara polisi kembalikan citra positif
Sementara itu, Kepala Unit Bintibsos Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu R. Bina Ciptantyo, menyambut baik kunjungan ini.
“Kami mengajarkan pemahaman dasar rambu-rambu lalu lintas, seperti merah berarti berhenti, kuning hati-hati, dan hijau jalan. Kami juga mengenalkan fungsi zebra cross dan cara menyeberang dengan aman,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan polisi sebagai sosok yang ramah dan peduli, bukan lagi sesuatu yang menakutkan.
Menurutnya, di tengah berbagai sentimen negatif terhadap kepolisian, pihaknya terus berupaya membangun kembali citra positif melalui kegiatan edukasi seperti ini.
“Kami ingin anak-anak tahu bahwa polisi itu humble, baik, dan dekat dengan masyarakat, bukan seperti stigma negatif yang sering muncul,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bina menjelaskan bahwa Polrestabes Semarang selalu terbuka menerima kunjungan dari sekolah-sekolah, khususnya PAUD, TK, dan SD. Sementara untuk jenjang SMP dan SMA, polisi biasanya yang datang langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi.
Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap anak-anak bisa mengenali dan menghormati aturan lalu lintas sejak dini, serta memiliki pemahaman bahwa polisi adalah sahabat masyarakat. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





