PeristiwaViral

Soal CCTV Viral Dipasang di Kamar Warga, Ini Tanggapan Kadiskominfo Kota Semarang

×

Soal CCTV Viral Dipasang di Kamar Warga, Ini Tanggapan Kadiskominfo Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Soal CCTV Viral Dipasang di Kamar Warga, Ini Tanggapan Kadiskominfo Kota Semarang
Para petugas melakukan pemantauan CCTV milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Semarang, Sunarto angkat bicara terkait CCTV viral milik Pemkot Semarang yang berada di salah satu kamar warga.

Sebelumnya, viral di media sosial terkait CCTV milik Pemkot Semarang yang justru menyorot aktivitas di salah satu kamar warga dan memicu kehebohan.

Bahkan aktivitas di rumah warga tersebut bisa dipantau dari website milik Pemkot yakni Pantau Semarang CCTV Online.

BACA JUGA: Viral CCTV Pemkot Semarang Tampilkan Suasana Kamar Rumah Warga, Ternyata Bukan Pencurian

Menanggapi hal tersebut, Kadiskominfo Kota Semarang Sunarto meluruskan berita tersebut. Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi di RT 8 RW 3, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Pihaknya segera melakukan pengecekan lokasi CCTV viral bersama dengan ketua RW dan Lurah Kuningan.

“Diketahui bahwa CCTV bantuan Pemkot Semarang untuk RT 8 RW 3 itu sekitar 1 bulan yang lalu rusak. CCTV yang berada di pertigaan kampung tersebut, kemudian dibetulkan secara mandiri oleh warga,” jelas Sunarto melalui pesan singkatnya.

Akibat CCTV Viral

Kemudian, lanjut Sunarto, warga kemudian melaporkan hal tersebut ke kelurahan dan di hubungkan ke Dinas Kominfo. Oleh teknisi, selanjutnya melakukan pengecekan mandiri.

“Rusaknya kamera CCTV itu karena kabelnya putus,” jelas Dia.

“Namun, karena jarak lokasi kamera CCTV yang rusak ke NVR (Network Video Recorder) cukup jauh, yakni sekitar 50 meter. Kebetulan teknisi yang bertugas tidak membawa kabel sepanjang itu, maka dijanjikan awal Januari oleh teknisi tersebut untuk diperbaiki,” papar dia.

Ia mengakui jika teknisi yang bertugas saat itu hanya membawa kabel yang pendek dan perlengkapan terbatas.

“Sehingga atas inisiatif sekretaris RT, sementara kamera CCTV di pasang di rumahnya dengan kondisi rumah sebagimana yang viral,” imbuh dia.