796 Kebakaran Terjadi di Jateng saat Musim Kemarau
Lebih lanjut, Data BPBD Jateng menunjukkan, karhutla menjadi bagian dari ratusan kejadian kebakaran yang terjadi selama periode musim kemarau 2026 ini.
Selain 419 kejadian kebakaran hutan dan lahan, terdapat 377 kejadian kebakaran gedung dan pemukiman. Artinya, total kejadian kebakaran mencapai 796 kasus di Jawa Tengah.
Dari keseluruhan kejadian tersebut, sebanyak 12.208 jiwa terdampak, 34 orang mengalami luka atau sakit, dan delapan orang meninggal dunia. Dampak kerusakan juga tercatat pada 360 unit rumah serta 1.039 unit fasilitas umum dan bangunan lainnya.
Total kerugian dari seluruh kejadian kebakaran mencapai sekitar Rp61,61 miliar. Angka tersebut merupakan akumulasi kebakaran gedung dan pemukiman serta karhutla.
Kerugian akibat kebakaran gedung dan pemukiman mencapai Rp58,52 miliar, sementara karhutla menyumbang sekitar Rp3,09 miliar.
1,8 Juta Penduduk Jawa Tengah Terdampak Kekeringan
Kondisi karhutla tersebut terjadi bersamaan dengan dampak kekeringan yang meluas di Jawa Tengah. Dalam periode yang sama, BPBD Jateng mencatat 32 kabupaten/kota, 254 kecamatan, dan 777 desa terdampak kekeringan.
Untuk memenuhi kebutuhan warga, distribusi air bersih dari berbagai sumber telah mencapai 62,08 juta liter. Jumlah penerima manfaat penanganan kekeringan mencapai 1.340.451 kepala keluarga atau 1.867.356 jiwa.
Rinciannya, sebanyak 33.040.400 liter berasal dari APBD, 178.000 liter dari APBN, dan 28.866.100 liter dari CSR/NGO.
BPBD juga masih memiliki dukungan air bersih yang tersedia sekitar 68,97 juta liter, dengan rincian sisa APBD sekitar 35,93 juta liter setelah distribusi yang telah dilakukan.
Sebelumnya, Bergas mengatakan, penyaluran air bersih paling banyak tertuju di Kabupaten Klaten, dengan 4,7 juta liter dari dana APBD. Pemalang menyusul dengan sekitar 4,3 juta liter dari APBD, serta tambahan dukungan program Corporate Social Responcibility (CSR) sekitar 5 juta liter.
Waspadai Kekurangan Cadangan Air
Lebih lanjut Bergas mengatakan, perlu menjadi kewaspadaan cadangan air bersih di kabupaten/kota tidak terlalu banyak.





