Olahraga

Songsong Liga 1 Musim Depan, PSIS Semarang Siapkan Sejumlah Stadion Alternatif untuk Homebase

×

Songsong Liga 1 Musim Depan, PSIS Semarang Siapkan Sejumlah Stadion Alternatif untuk Homebase

Sebarkan artikel ini
PSIS Musafir | PSIS Stadion | Panpel PSIS Re-risk assessment lapangan untuk Laga Lawan Dewa United
Stadion Moch Soebroto menjadi tempat home base PSIS Semarang dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024. (Foto: Dok. PSIS)

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang tengah mencari stadion alternatif jelang kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Pihak manajemen pun mempersiapkan sejumlah stadion sebagai homebase, salah satunya Stadion Moch Soebroto di Magelang.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengungkapkan rencana untuk menambah stadion alternatif. Selain Stadion Moch Soebroto, PSIS berencana menggunakan Stadion Undip dan Stadion Wujil yang berada di kompleks GOR Pandanaran, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Langkah tersebut manajemen ambil karena Stadion Jatidiri masih dalam tahap renovasi oleh Kementerian PUPR dan menurut perkirakan bakal rampung pada Oktober 2024 mendatang.

BACA JUGA: Ajang Pemanasan untuk Liga Musim Depan, PSIS Semarang Siap Berlaga di Turnamen Internasional

Sementara itu, Liga 1 musim depan dijadwalkan dimulai pada Agustus 2024, sehingga PSIS mesti tetap menjadi tim musafir selama Jatidiri belum dapat digunakan.

Dalam unggahannya di media sosial, Yoyok sempat mengunjungi Stadion Undip dan Stadion Wujil untuk melihat kesiapan kedua stadion tersebut.

Menurut Yoyok, Moch Soebroto masih menjadi alternatif utama untuk markas PSIS, terutama ketika menghadapi tim dengan basis suporter besar.

”Kami akan fokus dulu mencari stadion sebagai kandang PSIS. Stadion Moch Soebroto masih menjadi alternatif kami,” tutur Yoyok.

Stadion Moch Soebroto Magelang jadi homebase PSIS di musim lalu

Musim lalu, PSIS juga menggunakan Moch Soebroto sebagai kandang selama Stadion Jatidiri belum berfungsi kembali.

Namun, PSIS juga berencana menggunakan Stadion Undip dan Stadion Wujil saat menghadapi tim dengan basis suporter yang lebih kecil.

“Alternatif stadion lain [Stadion Undip dan Stadion Wujil] kami gunakan ketika menghadapi klub dengan suporter yang minimal,” ucap Yoyok.

Persoalan homebase ini sangat mempengaruhi performa tim PSIS pada putaran kedua Liga 1 musim 2023-2024. Sementara kurangnya pendapatan dari tiket karena berkurangnya penonton yang hadir langsung ke stadion sangat mempengaruhi kondisi tim dan manajemen.

BACA JUGA: PSIS Semarang Gagal ke Championship Series Liga 1, Bagaimana Nasib Gilbert Agius? Begini Responsnya