Jateng

Sudah Sepekan Air PDAM Blora Tak Mengalir, Warga Terpaksa ‘Ngangsu’ Tiap Pagi ke Sumur Tetangga

×

Sudah Sepekan Air PDAM Blora Tak Mengalir, Warga Terpaksa ‘Ngangsu’ Tiap Pagi ke Sumur Tetangga

Sebarkan artikel ini
Air PDAM Blora
Proses perbaikan pipa PDAM yang mengalami gangguan di wilayah Sambong, Blora. (Foto: Dok. PDAM Blora)

BLORA, beritajateng.tv – Sebuah warung makan di Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, mengeluhkan gangguan aliran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amerta Kabupaten Blora yang sudah sepekan tak mengalir.

Ida, pemilik warung makan tersebut, mengaku aliran air PDAM di rumahnya tidak mengalir sejak Senin, 28 September 2026 lalu.

Ia pun terpaksa mencari sumber air lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebelum mendapatkan bantuan air bersih melalui mobil tangki, ia harus mengambil air dari sumur milik tetangganya.

“Kalau saya ya bingung, Mas. Sebelum dapat bantuan dari tangki, saya cari air dari sumur di rumah tetangga, minta tetangga. Ngangsu,” kata Ida, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup menyulitkan dirinya, karena untuk berjualan makanan membutuhkan pasokan air setiap hari yang lumayan banyak.

BACA JUGA: Pipa Utama Putus, 7.000 Pelanggan PDAM Blora Krisis Air, Perbaikan Ditarget Rampung 4 Hari

Bahkan, dalam sehari Ida bisa bolak-balik mengambil air hingga sekitar 10 kali. “Bolak-balik ambil air di sumur tetangga itu sekitar 10 kali ada, tiap pagi,” ujarnya.

Ida mengatakan, kondisi seperti ini sebelumnya belum pernah ԁialaminya. Ia juga mendapat informasi bahwa gangguan aliran air tersebut terjadi akibat kerusakan pada pipa utama PDAM. “Katanya pipa yang besar itu rusak,” katanya.

Sementara waktu, kebutuhan air ԁipenuhi dari bantuan tangki dan mengambil air dari sumur tetangga. Ida berharap perbaikan jaringan segera selesai sehingga air PDAM dapat kembali mengalir normal.

“Harapannya ya semoga cepat jadi [perbaikannya], cepat nyala. Jadinya saya di warung makan tidak susah lagi karena butuh air terus,” tuturnya.

Pipa Utama PDAM Rusak Dua Kali

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Amerta Kabupaten Blora, Yan Ria Pramono, membenarkan adanya gangguan distribusi air akibat kerusakan pada pipa distribusi utama.

Pipa tersebut memiliki ԁiameter 22 inci atau sekitar 560 milimeter dan berada di kawasan Sambong, tepatnya di Jembatan Kendilan.