Jateng

Sumanto Dukung Posisi Jateng jadi Penyangga Produksi Ternak Nasional

×

Sumanto Dukung Posisi Jateng jadi Penyangga Produksi Ternak Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat berkunjung ke Taman Ternak Satker Ayam Maron di Kabupaten Temanggung, belum lama ini. (DPRD Jateng)

TEMANGGUNG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Jawa Tengah sebagai daerah penyangga utama produksi ternak nasional. Hal tersebut Sumanto sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Ternak Satuan Kerja (Satker) Ayam Maron yang berlokasi di Kabupaten Temanggung, belum lama ini.

Dalam kunjungannya, Sumanto mengapresiasi pengelolaan Taman Ternak Satker Maron yang berhasil mengambangkan komoditas ayam unggulan yang sangat produktif. Menurutnya, potensi yang ada di Satker tersebut tak hanya memperkuat ketahanan pangan di tingkat regional. Namun juga memiliki nilai ekonomi tinggi jika masyarakat kembangkan secara lebih luas.

“Jawa Tengah memiliki peran strategis sebagai penyangga produksi ternak nasional. Di Taman Ternak Ayam Maron ini, kita melihat adanya komoditas ayam unggulan yang sangat produktif. Ini adalah aset yang luar biasa,” ujar Sumanto.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ungkap Alasan Minimnya Minat Anak Muda jadi Petani

Ketua DPRD Jateng Sumanto mendorong agar bibit maupun komoditas ayam unggulan dari Satker Maron ini bisa masyarakat budidayakan secara masif. Selain dapat meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, ia berharap budidaya ini juga mampu menjaga stabilitas pasokan daging dan telur ayam di pasaran.

Ketua DPRD Jateng Sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto saat meninjau Taman Ternak Satker Ayam Maron di Kabupaten Temanggung, belum lama ini. (DPRD Jateng)

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Jateng berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada sektor peternakan, khususnya dalam pengembangan inovasi pembibitan ternak yang berkualitas dan terjangkau bagi para peternak kecil.

Sumanto sebut daging dan telur ayam kampung jadi komoditas unggulan