SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang warga Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang ditemukan meninggal dunia dalam posisi di sebuah branjang, kawasan danau Rawapening.
Saat penemuan, kondisi jenazah tersebut sudah dalam kondisi membusuk dan mengapung dengan sebagian anggota badannya menyembul ke permukaan air danau Rawapening.
Namun pada jasad tersebut juga ada temuan sebuah tabung LPG 3 kilogram. Serta sebuah aki mobil yang terikat tali serta terhubung dengan badannya.
Keberadaan jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut, kali pertama diketahui oleh nelayan setempat, pada Kamis 7 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB.
Informasi penemuan jenazah ini kemudian tersampaikan kepada para nelayan dan komunitas pengelola branjang. Sehingga kabar penemuan jasad ini segera menyebar luas.
BACA JUGA: Blora Kuasai Kejurprov Dayung 2025, Sabet 9 Emas di Danau Rawapening
Menurut pengelola branjang, Victor Aji Pamungkas (37), pria berinisial R tersebut menyewa branjang Selasa 5 Mei 2026 siang pukul 13.50 WIB dan berangkat melalui dermaga Kampoeng Rawa.
Sesuai kesepakatan, pria tersebut menyewa branjang hanya 1 x 24 jam dan rencananya baru akan kembali ke Kampoeng Rawa keesokan harinya, pada Rabu 6 Mei 2026 pagi.
“Saat saya antar ke Branjang, dia sempat menyampaikan jika temannya akan menyusul sekitar pukul 18.00 WIB,” jelasnya saat beritajateng.tv konfirmasi di dermaga perahu Desa Bejalen, Kamis siang.
Victor juga menjelaskan, setelah ditunggu hingga Selasa perang, ternyata teman yang disebutkan akan menyusul ke Branjang ternyata tidak kunjung muncul.
Sehingga pada Selasa pukul 19.40 WIB, Victor mencoba memberitahukan kepada R jika temannya tidak datang, melalui pesan WhatsApp (WA). “Tapi handphone R sudah tidak aktif,” jelasnya.
Victor menambahkan, baru pada Rabu pagi ia mendatangi branjang untuk menjemput R. Namun ia tidak menemukan keberadaan pria tersebut di lokasi Branjang.
Ia juga mendapati tabung LPG untuk memasak serta akinya sudah raib dan tidak ada di tempatnya.





