Peristiwa

Tali Pusar Masih Menempel, Begini Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Bawah Jembatan Gunungpati

×

Tali Pusar Masih Menempel, Begini Kronologi Penemuan Bayi Perempuan di Bawah Jembatan Gunungpati

Sebarkan artikel ini
Remaja Blora | pembuangan bayi di Ngaliyan | Bayi Gunungpati
Ilustrasi jabang bayi. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ramai kasus penemuan bayi perempuan yang dibuang di Gunungpati Semarang pada Rabu, 6 Desember 2023, sekitar pukul 05.00 WIB. Penemuan bayi tersebut berlokasi di bawah jembatan pinggir sungai dekat Makam Kyai Potro Wongso Sentono Jatirejo. Orok itu sendiri dalam balutan pakaian putih dan berselimut serta tertutup daun jati.

Saat penemuan, masih terdapat tali pusar yang menempel di bayi tersebut. Meskipun demikian, kondisi bayi itu untungnya dalam keadaan sehat. Si jabang bayi memiliki berat sekitar 2,4 kilogram dengan panjang 45 sentimeter.

BACA JUGA: Polrestabes Semarang Tangkap Pelaku Pembuang Bayi di Ngaliyan, Ternyata Ibunya Sendiri

Sementara itu, Kapolsek Gunungpati, Muhammad Nurkholis, lantas menjelaskan kronologi penemuan bayi tersebut.

“Pada hari Rabu tanggal 6 Desember 2023, sekitar jam 06.30 WIB, Piket SPK Polsek Gunungpati menerima laporan dari warga Jatirejo mengenai penemuan bayi yang telah warga bawa ke puskesmas,” ungkap Nurkholis, Rabu, 6 Desember 2023.

BACA JUGA: Iba Atas Kasus Pembuangan Bayi, Begini Kisah Semarang Baby Home Terus Rawat Bayi Terlantar

Tim piket SPK bersama piket Reskrim segera menuju Puskesmas Gunungpati sekitar pukul 06.00 WIB untuk memastikan kondisi orok yang saat itu sedang dalam perawatan di sana.

“Petugas memeriksa dan menegaskan bahwa bayi itu keadaan sehat dan sedang dalam perawatan di Puskesmas Gunungpati,” imbuhnya.

BACA JUGA: Kronologi Selebgram Semarang Bunuh Buang Bayi di Parkiran, Tak Sadar Hamil Besar

Setelah memastikan keamanan bayi, petugas menuju lokasi penemuan di bawah jembatan pinggir sungai dekat Makam Kyai Potro Wongso Sentono, Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Dari keterangan seorang saksi, sekitar pukul 05.00 WIB, ia tengah mencari rambanan di sekitar makam Kyai Proto Wongso Sentono. Ia mendengar tangisan dan menemukan bayi perempuan tersebut di tepi sungai, tanpa pakaian, dengan tali pusar masih menempel, dan tertutup daun jati.

“Saksi membawa bayi pulang, memandikan, dan membawanya ke puskesmas dan menghubungi Polsek Gunungpati,” jelasnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp