Jateng

Tanggul Bremi Pekalongan Jebol Imbas Hujan Deras, Ahmad Luthfi Anggarkan Rp37 Miliar untuk Perbaikan

×

Tanggul Bremi Pekalongan Jebol Imbas Hujan Deras, Ahmad Luthfi Anggarkan Rp37 Miliar untuk Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Tanggul Sungai Bremi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat meninjau tanggul Sungai Bremi yang jebol di Pekalongan, Kamis, 26 Maret 2026. (Foto: Dok. Pemprov Jawa Tengah)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tanggul Sungai Bremi di perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan jebol setelah diguyur hujan deras. Tanggul tersebut jebol sepanjang sekitar 15 hingga 20 meter akibat tingginya debit air.

Luapan air merendam area persawahan di Pasirsari, Kota Pekalongan dan Tegaldowo, Kabupaten Pekalongan, serta mulai masuk ke permukiman warga di Kelurahan Pasirkratonkramat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menganggarkan Rp37 miliar untuk perbaikan tanggul tersebut. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyebut penanganan tidak bisa dilakukan satu daerah saja karena lokasi tanggul berada di wilayah perbatasan administrasi.

BACA JUGA: Tanggul Sungai Plumbon Jebol Dini Hari, 50 KK di Mangkang Kulon Terendam Banjir

“Provinsi sudah menganggarkan Rp37 miliar untuk melakukan perbaikan. Saya sudah didampingi oleh Pak Wali Kota Pekalongan, Bu Wakil Wali Kota Pekalongan, dan Pak Bupati Pekalongan. Jadi, bupati sama wali kota punya kolaborasi,” ujar Ahmad Luthfi dalam keterangan resminya, Kamis, 26 Maret 2026 sore.

Selain perbaikan tanggul, Pemprov Jawa Tengah juga akan menangani infrastruktur lain yang terdampak banjir. Ia menegaskan, peran Pemprov Jawa Tengah perlu sebagai penghubung dalam penanganan lintas wilayah.

“Pabean sebelah sini itu punyanya kabupaten, rumahnya itu punya kota. Jadi, ini harus menggunakan suatu kolaborasi. Yang kedua juga ada jalan, daerah mana itu? Randujajar. Randujajar juga akan kita perbaiki. Artinya apa? Bahwa intervensi antar kabupaten dengan kota, maka provinsi harus ada di tengah-tengah,” jelasnya.

Target Perbaikan Tanggul Sungai Bremi Cepat Selesai, Luthfi Minta Jangan Sampai Berdampak pada Arus Balik Lebaran

Luthfi menekankan penanganan harus secepat mungkin, terlebih karena bertepatan dengan momentum arus balik Lebaran. Luthfi pun meyakini pengerjaan tanggul jebol itu bisa selesai hari itu juga.

“Dan hari ini saya pastikan bahwa itu harus bisa selesai. Apalagi di saat masyarakat kita lagi mudik, kemudian balik pada saat Idul Fitri ini tidak boleh ada masyarakat kita yang sampai terkena bencana,” terangnya.