Perbaikan berfokus pada penguatan struktur dasar jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat tingginya volume kendaraan.
“Saat ini kami melakukan pengerukan terlebih dahulu dan mengganti lapisan dasar jalan yang rusak. Setelah pondasinya kuat, dalam beberapa hari ke depan akan ada pengaspalan ulang,” jelas Suwarto.
Ia mengatakan langkah tersebut agar perbaikan jalan lebih awet dan tidak cepat kembali berlubang setelah pengaspalan.
“Kami ingin memastikan dasar jalannya benar-benar kuat. Jadi tidak hanya menutup kerusakan di permukaan, tetapi memperbaiki struktur bawahnya terlebih dahulu agar hasilnya lebih maksimal,” pungkasnya. (*)





