Jateng

Target Rampung Akhir Tahun, Pembangunan MAJT di Magelang Capai 40 Persen, Segini Daya Tampungnya

×

Target Rampung Akhir Tahun, Pembangunan MAJT di Magelang Capai 40 Persen, Segini Daya Tampungnya

Sebarkan artikel ini
Bina Marga Cipta Karya | MAJT Magelang
Pengawas Bangunan dan Gedung Seksi Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi, Bidang Sarana Prasarana Permukiman dan Bangunan Gedung (SPPBG) Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Heru Chandra D usai menghadiri Forum Group Discussion di Kantor DPU BMCK Jateng, Kamis, 14 Juli 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tahapan pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Kabupaten Magelang kini telah menyentuh angka 40 persen menuju rampung. Pembangungan MAJT kedua di Provinsi Jateng ini berada di atas lahan seluas lima hektare.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pengawas Bangunan dan Gedung Seksi Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi, Bidang Sarana Prasarana Permukiman dan Bangunan Gedung (SPPBG) Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Heru Chandra D usai menghadiri Forum Group Discussion di Kantor DPU BMCK Jateng, Kamis, 14 Juli 2023.

“Ini sedang dibangun, ya. Sudah sekitar terakhir kemarin kurang lebih 40 persen, masih proses di daerah Masjid An-Nuur, Sawitan. Sedang pembangunan struktur sudah sampai ke kolom struktur, balok struktur,” ucapnya kepada beritajateng.tv, Kamis, 14 Juli 2023.

Pembangunan Masjid yang berawal dengan ground breaking oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada Januari 2023 silam tersebut sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Pembangunan Pasar Induk MAJT Telah Kantongi Izin KRK, Pengelola: Belum Ada Pasar Induk di Kota Semarang

MAJT di Magelang Target Rampung Akhir Tahun

Heru menyebut, MAJT di Kabupaten Magelang itu tertarget rampung di penghujung tahun 2023. Namun, pembangunannya tetap akan berlanjut pada tahun 2024 sebab proyek ini menurutnya adalah multiyears project.

“Targetnya tahun ini, tapi ada multiyears jadi bersambung tahun depan. Karena konsepnya multiyears, jadi ada sambungan di tahun depan. Tahun ini struktur, ya, tahun depan itu seperti finishing arsitekturnya dan sebagainya,” terangnya.

Heru membenarkan proyek MAJT ini sudah terinisasi sejak tahun 2019 silam. Adapun proyek ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Jateng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, dan Kementerian Agama (Kemenag).

“Ini kolaborasi. Pemprov Jateng sediakan 3,2 hektare, Pemkab (Magelang) 1,6 hektare, dan Kemenag 0,13 hektare,” ujarnya.

BACA JUGA: Pedagang Johar Desak Satpol PP Bongkar Eks Relokasi di MAJT

Proyek besar ini berhasil meraih lelang konstruksi senilai Rp 118 miliar. Pembangunan MAJT di Kabupaten Magelang ini menargetkan dapat menampung sebanyak 5.000 orang jemaah.

“Luas bangunan 24.866 meter persegi. Kapasitas jemaah 5.000 orang. Terdiri dua lantai, yang bawah Islamic Center dan plaza, lantai dua untuk sembahyang,” tuturnya.

Berada tak jauh dari Candi Borobudur yang menjadi ikon umat Buddha di Indonesia, Heru membenarkan proyek pembangunan rumah ibadah MAJT di Magelang ini sebagai pusat moderasi beragama di Jateng. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp