“Olahraga ini butuh dua orang dalam satu kostum yang punya chemistry kuat. Pergantian atlet secara mendadak di detik-detik akhir sangat tidak mungkin karena butuh waktu berbulan-bulan untuk membangun koordinasi,” jelas Robert.
Dari 10 nomor yang tim ikuti, kategori Naga Kecepatan menjadi salah satu tumpuan utama emas.
Tim Barongsai Kota Semarang mencatatkan waktu yang makin menempel ketat standar juara nasional.
“Di kategori naga kecepatan, patokan juara satu di PON itu 43 detik. Tim kita saat ini sudah tembus 45 detik, hanya selisih dua detik saja,” tambah Robert.
Dengan dukungan penuh dari KONI dan persiapan teknis yang matang, Barongsai Kota Semarang siap melakoni debut manis di Porprov Jateng 2026. Sekaligus memperkuat dominasi Kontingen Kota Semarang di ajang olahraga terbesar se-Jateng tersebut. (*)





