SEMARANG, beritajateng.tv – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang mematok target tinggi bagi cabang olahraga (cabor) Barongsai pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Meski berstatus debutan, Barongsai langsung masuk daftar cabor prioritas pundi-pundi medali emas.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, menyampaikan optimisme tersebut saat menggelar program “Tilik Atlet” di lokasi latihan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang, Rabu (23/9/2026) malam.
Arnaz menilai manajemen FOBI Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wahyoe Winarto (Mas Liluk) dikelola secara sangat profesional.
“Saya harapannya bisa sapu bersih. Saya melihat organisasi yang dikelola Mas Liluk dan teman-teman ini salah satu yang patut ditiru organisasi lain. Pengelolaannya profesional,” ujar Arnaz.
Modal prestasi Barongsai Kota Semarang memang tidak main-main. Sejumlah atlet andalan daerah ini bahkan sudah dipanggil memperkuat tim Barongsai Jawa Tengah di level nasional.
Menjawab tantangan KONI, Ketua FOBI Kota Semarang, Wahyoe Winarto, mengonfirmasi bahwa skuadnya siap tempur menghadapi Porprov Jateng 2026.
Dari total 10 nomor yang dipertandingkan, FOBI memasang target realistis memboyong lebih dari separuh medali emas.
“Target kita perolehan emas sebanyak-banyaknya. Kalau realistis, dari 10 nomor lomba, paling tidak lima ke atas,” tegas Wahyoe.
BACA JUGA: Tempat dan Jam Pertunjukan Barongsai di Semarang, Ada Fireworks Juga Loh!
Untuk mengamankan target tersebut, FOBI menyiapkan sekitar 27 hingga 30 personel. Sejauh ini, daerah seperti Solo, Kudus, Tegal, dan Rembang dipetakan sebagai rival terkuat.
Namun, kepercayaan diri tim Semarang tetap tinggi mengingat rekor apik pada kejuaraan eksibisi sebelumnya. Di mana mereka berhasil menyapu 3 medali emas dan 1 perak.
Pelatih Barongsai Kota Semarang, Robert, mengungkapkan bahwa anak asuhnya kini menjalani porsi latihan intensif sepanjang September.
Latihan berjalan hampir setiap hari dari Senin hingga Jumat, dan rencananya akan bertambah pada hari Minggu bulan depan.
Robert menekankan pentingnya membangun chemistry mendalam antar-atlet, terutama pada kategori berpasangan.





