Luki menguraikan, Kota Semarang mendapat alokasi bantuan untuk 4.400 penerima. Bantuan ini diperuntukan bagi keluarga stunting. Hanya saja, angka stunting di Kota Semarang hanya 1.200. Sehingga sisanya di bagikan kepada ibu hamil yang masih kekurangan gizi, gizi buruk, mapun kekurangan energi kronis (KEK).
“Untuk beras, alokasinya 58 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Per KPK terima 10 kilogram. Untuk telur teeima 10 butir, daging 1 kilogram per satu tahap,” sebutnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





