Menanggapi terkait akankah program MBG ini berdampak pada pengelolaan kantin sekolah, pihaknya telah berkoordinasi agar kantin tetap bisa berjalan.
“Biasanya anak-anak sarapan di istirahat pertama jam 10.00, sedangkan pemberian MBG saat jam makan siang sekitar pukul 12.00. Jadi tetap seimbang, kantin juga masih jalan,” katanya.
Salah satu siswa kelas 7H, Aprilio Angga Tristanto, mengaku senang dengan adanya MBG. Namun, menurutnya, menu perdana ini porsinya kurang, sebab hanya roti tawar.
“Enak sih, tapi enggak bikin kenyang. Karena biasanya kalau istirahat aku beli mi goreng di kantin,” ujarnya.
Siswa lain, Risti Nur Apriliani, yang berada di kelas yang sama, mengungkapkan bahwa adanya MBG ini dapat menghemat uang sakunya.
“Enak, kenyang juga. Biasanya uang saku Rp11 ribu. Ada MBG bisa nabung Rp5 ribu,” ungkapnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





