Terkendala Pembebasan Lahan, Normalisasi Sungai Beringin Mundur dari Target

SEMARANG, 25/10 (BeritaJateng.tv) – Penyelesaian normalisasi Sungai Beringin Kota Semarang dipastikan molor. Proyek nasional untuk mengentaskan banjir di Kota Semarang sisi barat itu terkendal pembebasan lahan.

Hal itu membuat target penyelesaian yang sudah direncanakan pada awal November molor hingga akhir Desember mendatang.

Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi, menjelaskan progres proyek normalisasi Sungai Beringin di angka 80 persen.

“Kendala kami adalah pembebasan lahan, hingga kini masih ada empat bidang lahan yang belum bisa dibebaskan,” katanya usai mengikuti Pembentukan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) di Balaikota Semarang, Senin (24/10/2022).

Dilanjutkannya, satu bidang tanah telah masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang untuk konsiliasi.

“Sementara tiga bidang lainnya akan disiapkan dokumennya ke PN Kota Semarang untuk konsiliasi pekan ini,” jelasnya.

Menurut Adek, jika semua bidang lahan sudah selesai dan PN Kota Semarang mengesahkan, normalisasi Sungai Beringin akan dilanjutkan.

“Kemungkinan pekan depan konsiliasi selesai dilakukan dan pengerjaan segera dikebut,” paparnya.

Ia mengatakan normalisasi Sungai Beringin merupakan program Pemerintah Pusat yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Jadi proyek tersebut langsung diawasi oleh pusat, namun kami dibantu oleh Pemkot Semarang dalam hal pembebasan lahan,” katanya.

Adek juga menjelaskan telah berkoordinasi dengan PT KAI dan Pemerintah Pusat terkait peninggian jalan dan jembatan yang ada di sekitar proyek normalisasi.

“Elevasi permukaan air laut dan sedimentasi sungai ditambah abrasi membuat muka tanah di pesisir Kota Semarang turun 7 sentimeter setiap tahun. Jadi jalan dan jembatan harus ditinggikan, namun kami telah koordinasi hal tersebut, termasuk peninggian jembatan yang merupakan aset PT KAI maupun PPK Jalan Nasional,” terangnya.

Adapun Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, menjelaskan percepatan normalisasi Sungai Beringin akan terus dikebut.

“Kami rasa hal tersebut tidak manjadi kendala yang besar, kami optimistis normalisasi Sungai Beringin bisa rampung sebelum 2023,” jelasnya.

Dilanjutkannya, Pemkot Semarang akan mengawal proses pembebasan lahan dalam program normalisasi tersebut.

“Proyek tersebut masuk dalam PSN jadi penyelesaiannya harus tepat waktu, BBWS minta pembebasan bidang lahan tersebut terselesaikan. Pekan depan BBWS dan tim dari Pemkot akan turun ke lapangan,” imbuhnya. (Ak/El)

Leave a Reply