Pariwisata

The Olive Manor Semarang, Wisata Baru Hits dengan Sensasi African Farmhouse di Tepi Danau

×

The Olive Manor Semarang, Wisata Baru Hits dengan Sensasi African Farmhouse di Tepi Danau

Sebarkan artikel ini
the olive manor bsb city semarang
Pengunjung saat menikmati pemandangan dan berfoto di The Olive Manor BSB City Semarang. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Gisela Se Huis, ruang indoor ber-AC untuk acara intimate event. Terakhir ada The Cape Colony, bangunan indoor ber-AC dengan konsep utama African Farmhouse dan dekorasi khas Afrika.

“Karena kami menyebutnya kawasan, memang tidak hanya satu bangunan. Setiap ruangan punya fungsi dan suasana yang berbeda,” tambah Yoanda.

Dengan berbagai macam pilihan bangunan, pengunjung dapat memilih nuansa yang mereka inginkan untuk menikmati hidangan sambil melihat pemandangan.

Jadi Destinasi Favorit, Tembus Seribu Pengunjung Saat Liburan

The Olive Manor buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB dengan batas pemesanan hingga 20.30 WIB. Antusiasme pengunjung meningkat signifikan saat akhir pekan dan musim liburan seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dalam sehari, jumlah pengunjung bisa menembus 1.000 orang, terutama pada periode high season. Untuk menjaga kenyamanan, pihak pengelola menerapkan sistem on the spot tanpa reservasi.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Wisata Grobogan Buat Liburan Nataru 2025, Pas Buat Healing Bareng Keluarga!

Jika kapasitas penuh, pengunjung akan diarahkan ke sistem waiting list.

“Kami ingin semua pengunjung mendapatkan pengalaman yang nyaman. Kalau sudah penuh, kami terapkan waiting list agar tamu tidak kepanasan dan pelayanan makanan tetap maksimal,” ungkap Yoanda.

Konsep African Farmhouse, arsitektur Eropa-Afrika, serta suasana kawasan yang luas dan estetik, The Olive Manor Semarang menjadi alternatif wisata baru bagi warga lokal maupun wisatawan. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran