Peristiwa

Tiga Orang Tewas, Ini Kronologi Kecelakaan Balap Liar di Bangetayu Semarang

×

Tiga Orang Tewas, Ini Kronologi Kecelakaan Balap Liar di Bangetayu Semarang

Sebarkan artikel ini
pita kejut
Ilustrasi balap liar. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Terjadi kecelakaan maut karena balap liar di Bangetayu Semarang pada Senin 12 Februari 2024 pukul 21.30 WIB malam.

Kejadian maut yang menewaskan tiga orang tersebut berlokasi di Jalan Bangetayu Wetan Kecamatan Genuk, Semarang Timur.

Dalam kecelakaan di Bangetayu ini, melibatkan enam pengendara motor yang kala itu sedang beradu balap liar. Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang tewas dan dua orang luka-luka.

Usai kecelakaan di Bangetayu tersebut, beredar video amatir di media sosial, salah satunya adalah di Instagram pada Senin, 12 Februari 2024 malam.

BACA JUGA: Bayi Perempuan Meninggal Tak Wajar di Panti Asuhan Semarang, Polisi Bongkar Makam Korban

Dalam video tersebut, tampak korban tergeletak di jalanan dan motornya dalam keadaan ringsek.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar membenarkan kejadian maut ini. “Diduga adu kecepatan sehingga terjadi kecelakaan,” katanya seperti beritajateng.tv lansir dari Antara, Selasa 13 Februari 2024.

Kronologi kecelakaan balap liar

Awalnya pengendara Honda Vario warna hitam, Honda Supra warna hitam, melaju dari arah Timur (KH. Ismail Godo) ke Barat (St. Alas Tua).

“Diduga para pengendara adu kecepatan sehingga terjadi kecelakaan dengan pengendara Kanzen KM 100, warna Merah metalik, Yamaha Mio yang melaju searah di depannya lalu juga motor Yamaha Jupiter, yang melaju dari arah Barat ke Timur,” ungkap Kapolrestabes dalam pesan singkat, Selasa 13 Februari 2024.

BACA JUGA: Satu Sopir Tewas, Begini Kronologi Kecelakaan Karambol Mobil Versus Truk di Tol Semarang-Solo

Kemudian dalam kecelakaan ini, Irwan menyebut tiga orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka.

“Tiga meninggal dunia dan dua luka-luka masih dirawat di rumah sakit,” ucapnya.

Sementara untuk balap liar, Kasarlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi masih berupaya untuk melakukan penyelidikan.

Selain itu Yunaldi menyebut bahwa korban meninggal atas kejadian tersebut adalah anak berusia 15 tahun.

BACA JUGA: Banjir Masih Genangi Jalan Pantura Kudus-Demak, Pemprov Jateng Siapkan 3 Jalur Alternatif Ini

“Masih akan kami dalami. Tapi untuk yang meninggal semua berusia 15 tahun,” katanya.

Menurutnya, kini petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi serta mengamankan barang bukti. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp