SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 567.500 lulusan SMP ԁiperkirakan mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Tengah 2026. Namun, daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Tengah hanya mencapai 231.724 kursi atau sekitar 40,83 persen dari total lulusan.
Kondisi tersebut membuat ratusan ribu calon murid harus mencari alternatif pendidikan lain, termasuk melalui program Sekolah Kemitraan yang melibatkan SMA dan SMK swasta dengan dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Ketua SPMB Jawa Tengah 2026 sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Ꭰinas Pendidikan (Ꭰisdik) Jawa Tengah Sunarto mengungkapkan jumlah lulusan SMP tahun ini masih jauh lebih besar ԁibandingkan daya tampung sekolah negeri.
“Perkiraan jumlah lulusan SMP di Jawa Tengah ini ada di angka sekitar 567.500-an siswa. Kemudian, daya tampung kita itu ada di angka 231.724 kursi,” ujar Sunarto saat beritajateng.tv jumpai di kantornya, Rabu, 3 Juni 2026.
Sunarto menuturkan, kapasitas SMA dan SMK negeri saat ini hanya mampu menampung sebagian lulusan SMP yang ada di Jawa Tengah.
BACA JUGA: Aturan Baru SPMB Jateng 2026, Disdik Tambah Komponen Nilai TKA dan Perluas Kuota Domisili Khusus
“Daya tampung tersebut kurang lebih menjangkau 40,83 persen dari total lulusan,” lanjutnya.
Untuk memperluas akses pendidikan, Pemprov Jawa Tengah kembali menjalankan program Sekolah Kemitraan yang melibatkan SMA dan SMK swasta. Program tersebut menyasar calon murid dari keluarga kurang mampu yang belum tertampung di sekolah negeri.
Sunarto mengatakan jumlah sekolah kemitraan tahun ini tidak mengalami perubahan ԁibandingkan tahun sebelumnya. Begitu pula dengan kuota yang tersedia pada masing-masing sekolah mitra.
“Tidak ada, masih sama persis seperti tahun kemarin. Totalnya di 139 SMA dan SMK swasta penyelenggara. Kita masih menggunakan SK yang sama. Masih sama, masing-masing sekolah kemitraan mendapat kuota 36 siswa, regulasinya juga masih sama,” ujar Sunarto.
Berdasarkan perhitungan tersebut, total kuota Sekolah Kemitraan tahun ini mencapai 5.004 kursi yang tersebar di 139 SMA dan SMK swasta di berbagai daerah Jawa Tengah.
Sekolah Mitra Tahun Lalu Terima Murid Baru Tak Sampai 50 Persen, Ꭰisdik Andalkan DTSEN
Meski menjadi salah satu solusi bagi siswa dari keluarga kurang mampu, tingkat keterisian program Sekolah Kemitraan tahun lalu ternyata belum optimal. Dari total 5.004 kursi yang tersedia, hanya sekitar 2.390 siswa yang masuk melalui sistem SPMB.
“Dari total kuota 5.004 kursi, yang berhasil terserap murni melalui sistem SPMB tahun kemarin itu di angka 2.390 siswa,” ungkap Sunarto.
Setelah itu, Ꭰisdik Jawa Tengah melakukan sejumlah langkah tambahan untuk memenuhi kuota yang masih kosong.
Sunarto mengakui terdapat beberapa sekolah penyelenggara yang bahkan tidak memperoleh siswa sama sekali melalui program tersebut.
Oleh sebab itu, Ꭰisdik memberikan kesempatan terakhir kepada sekolah-sekolah tersebut pada pelaksanaan SPMB tahun ini.
“Ada evaluasi ya tentunya, bahwasanya terdapat beberapa sekolah yang tahun kemarin itu tidak ada peminatnya, artinya mereka tidak mendapat murid dari program ini,” ujarnya.
Menurut Sunarto, sekolah yang kembali tidak mendapatkan peserta tahun ini berpotensi kehilangan kuota bantuan pada tahun berikutnya.
BACA JUGA: Datangi Posko SPMB 2026, Ortu Siswa Bingung Muncul NIK “Gaib” di Data Disdik Jateng
“Tapi kalau tahun ini nanti mereka tidak dapat murid lagi, kuota bantuannya akan kita alihkan di tahun depan ke sekolah swasta yang lain,” tegasnya.
Untuk meningkatkan keterisian kuota afirmasi dan sekolah kemitraan, Ꭰisdik Jawa Tengah mulai menggunakan Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan seleksi.
“Tahun ini kita menggunakan acuan data DTSEN pada jalur afirmasi. Dengan penggunaan data DTSEN ini, kita memiliki harapan yang tinggi nanti sekolah-sekolah kemitraan maupun jalur afirmasi di negeri bisa terpenuhi kuotanya,” kata Sunarto.
Penggunaan DTSEN menjadi salah satu perubahan penting dalam SPMB 2026. Sebelumnya, Ꭰisdik masih menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kalau tahun yang lalu bukan menggunakan DTSEN, tapi masih menggunakan DTKS. Penggunaan DTSEN baru kita mulai tahun ini,” jelasnya.
Dalam jalur afirmasi, kata Sunarto, Ꭰisdik menggunakan data DTSEN Desil 1 hingga Desil 4 sebagai dasar prioritas penerimaan.
“Betul, desil yang kita pakai ini adalah desil 1, 2, 3, dan 4, dengan pola urutan desil tersebut menunjukkan urutan prioritas penerimaan,” ujar Sunarto.
Sekolah Mitra Dapat Bantuan Rp2 Juta per Siswa
Selain menyiapkan kuota, Pemprov Jawa Tengah juga memberikan bantuan pembiayaan kepada sekolah-sekolah mitra yang menerima peserta ԁidik melalui program tersebut. Bantuan tersebut ԁisalurkan langsung kepada sekolah penyelenggara.
“Biayanya kita bantu langsung ke sekolah tersebut. Nilainya, siswa mendapatkan Rp2 juta per siswa per tahun,” kata Sunarto.
Ia menjelaskan mekanisme pencairan bantuan mengikuti tata kelola keuangan daerah karena tahun anggaran dan tahun pelajaran memiliki periode yang berbeda.
“Kalau mekanismenya tentu menyesuaikan dengan tata kelola keuangan daerah. Karena antara tahun anggaran dengan tahun ajaran itu kan berbeda. Tahun anggaran berjalan dari Januari sampai Desember, sedangkan tahun pelajaran berjalan dari Juli sampai Juni,” pungkas Sunarto.
Daftar Sekolah Kemitraan se-Jateng
KABUPATEN SEMARANG:
1. SMA Muhammadiyah Sumowono
2. SMK Al Mina Bandungan
KOTA SEMARANG:
3. SMA Laboratorium UPGRIS
4. SMA Mardisiswa Semarang
5. SMK Ibu Kartini
6. SMK Bina Nusantara
KABUPATEN DEMAK:
7. SMA Muhammadiyah Sayung
8. SMK Ganesa
9. SMK Miftahul Ulum Boarding School
10. SMK Ky Ageng Giri
KABUPATEN JEPARA:
11. SMA NU Kedung
12. SMK Islam Jepara
13. SMK Islam Datuk Singaraja
14. SMK Walisongo Pecangaan
KABUPATEN PATI:
15. SMA BOPKRI 3 Pati
16. SMA Islam Tuan Sokolangu
KABUPATEN REMBANG
17. SMA Kartini Rembang
18. SMK Muhammadiyah Pamotan
KABUPATEN BLORA
19. SMAS Muhammadiyah Kedungtuban
20. SMAS Nu Kradenan
21. SMK Nurul Huda Jiken
22. SMK Muhammadiyah Todanan
KABUPATEN GROBOGAN:
23. SMAS Islam Plus Asis
24. SMAS Islam Sudirman Tanggungharjo
25. SMK PGRI Brati
26. SMK Fathul Maarif Geyer
27. SMK Islam Sudirman Kedungjati
28. SMK PGRI Kuwu
KABUPATEN BOYOLALI:
29. SMA Bhinneka Karya 6 Boyolali
30. SMK Muhammadiyah 2 Andong
KABUPATEN KLATEN
31. SMAS Muhammadiyah 2 Delanggu
32. SMK Muhammadiyah Delanggu
33. SMK Kristen 1 Klaten
34. SMK Tunggal Cipta Manisrenggo
35. SMK Batur Jaya 1 Ceper
36. SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara
KABUPATEN SRAGEN:
37. SMA Muhammadiyah 1 Sragen
38. SMKS Citra Medika Sragen
KABUPATEN WONOGIRI:
39. SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri
40. SMA Muhammadiyah 2 Manyaran
41. SMK Muhammadiyah 2 Wuryantoro
42. SMK Pancasila 4 Baturetno
KOTA SURAKARTA:
43. SMA Muhammadiyah 2 Surakarta
44. SMA Muhammadiyah 3 Surakarta
45. SMK Bhineka Karya Surakarta
46. SMK Wijaya Kusuma
KABUPATEN MAGELANG:
47. SMA Islam Secang
48. SMA Maarif Sawangan
49. SMA Muhammadiyah Borobudur
50. SMA Sholihin Bandongan
51. SMK Muhammadiyah Sawangan
52. SMK Muhammadiyah Muntilan
53. SMK Muhammadiyah Salaman
54. SMK Maarif Kota Mungkid
KABUPATEN PURWOREJO:
55. SMA Muhammadiyah Purworejo
56. SMA Pancasila Purworejo
57. SMK YPP Purworejo
58. SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo
KABUPATEN TEMANGGUNG:
59. SMA Islam Kandangan
60. SMA Islam Sudirman Tembarak
61. SMA PGRI Temanggung
62. SMA Bhakti Karya Kaloran
63. SMK Jenderal Bambang Sugeng
64. SMK Swadaya Temanggung
KABUPATEN BANJARNEGARA:
65. SMAS Muhammadiyah 1 Banjarnegara
66. SMAS Muhammadiyah 4 Banjarnegara
67. SMK Muhammadiyah Banjarnegara
68. SMK HKTI 1 Purwareja Klampok
69. SMK Panca Bhakti Rakit
70. SMK HKTI 2 Purwareja Klampok
KABUPATEN KEBUMEN:
71. SMKS PGRI 2 Kebumen
72. SMKS Ristek Rowokele
73. SMKS Tamtama Karanganyar
74. SMKS Purnama 2 Gombong
75. SMKS Puspa Jati
76. SMK Nawa Bhakti Kebumen
77. SMK Wongsorejo Gombong
78. SMKS Cipta Karya Prembun
KABUPATEN PURBALINGGA:
79. SMAS Muhammadiyah 4 Purbalingga
80. SMK Karya Bhakti Purbalingga
81. SMK YPLP Perwira Purbalingga
82. SMK Widya Manggala Purbalingga
83. SMKS Maarif Bukateja
84. SMKS Soedirman Purbalingga
85. SMKS Muhammadiyah 3 Purbalingga
86. SMK Maarif NU Bobotsari
KABUPATEN WONOSOBO:
87. SMAS Maarif Leksono
88. SMAS NU Kejajar
89. SMA Muhammadiyah Wonosobo
90. SMK Andalusia
91. SMK Wiratama 45.2 Wonosobo
92. SMK Wiratama 45.1 Wonosobo
KABUPATEN BANYUMAS:
93. SMA Ꭰiponegoro Sumpiuh
94. SMA Maarif NU 1 Ajibarang
95. SMA Maarif NU Sirau Kemranjen
96. SMA Muhammadiyah Tambak
97. SMK Muhammadiyah Somagede
98. SMK Maarif NU Cilongok
99. SMK Dewantara Sumbag
100. SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto
101. SMK Mulya Husada Purwokerto
102. SMK Muhammadiyah 1 Purwokerto
103. SMK Ti Bina Citra Informatika Purwokerto
KABUPATEN CILACAP:
104. SMA Jendral Ahmad Yani Karangpucung
105. SMA Muhammadiyah 1 Cilacap
106. SMA YA BAKII 2 Gandrungmangu
107. SMA YA BAKII Kesugihan
108. SMK Muhammadiyah Cimanggu
109. SMK Al Munawwarah Cilacap
110. SMK Al Muallim Kesugihan Cilacap
111. SMK Yos Sudarso Kawunganten
112. SMK Darul Ulum Sidareja
KABUPATEN BREBES:
113. SMA Bustanul Ulum NU Bumiayu
114. SMK Muhammadiyah Wanasari
115. SMK Islam Jipang Bantarkawung
116. SMK Mitra Karya Mandiri Ketanggungan
KOTA TEGAL:
117. SMA Nahdlatul Ulama
118. SMK Al Irsyad
KABUPATEN PEKALONGAN:
119. SMA Islam Wonopringgo
120. SMA PGRI 2 Kajen
KABUPATEN PEMALANG:
121. SMA Muhammadiyah 2 Pemalang
122. SMA Muhammadiyah 4 Belik
123. SMA PGRI 1 Taman
124. SMK Daarul Khair Pulosari
125. SMK Muhammadiyah Ulujami
126. SMK NU Bodeh
127. SMK Muhammadiyah Belik
128. SMK Islam Terpadu Warungpring
KABUPATEN TEGAL:
129. SMA IT Luqman Al Hakim
130. SMA Maarif Nu Jatinegara
KABUPATEN BATANG:
131. SMA Wakhid Hasyim Tersono
132. SMKS NU Bandar
133. SMKS Muhammadiyah Bawang
134. SMK Maarif NU Nusahada Reban
KABUPATEN KENDAL:
135. SMA Maarif NU 04 Kangkung
136. SMAS Rifaiyah Rowosari
137. SMKS Maarif NU 02 Rowosari
KOTA PEKALONGAN:
138. SMA Hasyim Asyari
139. SMK Dwija Praja Kota Pekalongan (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





