Tinjau Desa Percontohan, Kapolres Blora Ajak Masyarakat Manfaatkan Potensi Desa

Kapolres Blora Tinjau Desa Percontohan. /Foto: Heri P.

BLORA, 19/11 (BeritaJateng.tv) – Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Fahrurozi bersama mahasiswa dari Samin Institute meninjau desa percontohan pertanian berbasis organik di desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jumat, (18/11/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat potensi yang ada di kabupaten Blora baik potensi Sumber Daya Alam ataupun Sumber Daya Manusia yang ada di kabupaten Blora dengan tujuan agar bisa lebih berdayaguna dan bermanfaat lebih luas.

AKBP Fahrurozi mengungkapkan tujuan tinjau desa ini adalah merupakan salah satu sinergitas dengan generasi muda dalam rangka membantu Pemkab Blora untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada.

“Kita tinjau salah satu desa di Blora Selatan disini ternyata sudah menerapkan pertanian dengan basis organik. Dan hasilnyapun sudah bisa dirasakan oleh warga. Harapannya dapat bantu kita promosikan dan kembangkan,” ungkap Kapolres Blora.

Adapun kegiatan yang dilakukan adalah meninjau tanaman padi organik, kemudian dilanjutkan memantau lokasi produksi pupuk organik dan meninjau apotik hidup holtikultura dan kebun milenial serta mengecek hasil atau produk dari pertanian dengan sistem organik.

Kepala Desa Sidorejo Agung Heri mengaku senang dengan kedatangan Kapolres beserta rombongan ia menceritakan bahwa pelaksanaan pertanian dengan sistem organik ini sudah berjalan di desa Sidorejo dan saat ini sudah ada 40 warga yang melaksanakan sistem tersebut dan hasilnyapun bagus.

“Saat ini sudah ada 40 warga yang menerapkan sistem pertanian organik, dan hasilnyapun bagus,” ucap Kepala Desa Sidorejo.

Selain padi organik masih ada banyak tanaman herbal dan milenial yang terus dikembangkan dan salah satu kendala yang dihadapi adalah pemasaran. Kepala Desa Sidorejo berharap dengan kedatangan Bapak Kapolres bersama Samin Institute dapat membantu pemasaran sehingga pertanian sistem organik ini bisa terus berkembang.

“Jika ini bisa berkembang maka kita akan bisa mewujudkan desa yang mandiri yang punya produksi tanaman pangan, tanaman herbal dan milenial dengan tujuan meningkatkan taraf hidup warga,” tandas Kepala Desa. (Her/El)

Leave a Reply