Jateng

Tinjau Lokasi Kebakaran di Jagalan Semarang, Agustina Pastikan Korban dapat Hunian Sementara

×

Tinjau Lokasi Kebakaran di Jagalan Semarang, Agustina Pastikan Korban dapat Hunian Sementara

Sebarkan artikel ini
Tinjau Lokasi Kebakaran di Jagalan Semarang, Agustina Pastikan Korban dapat Hunian Sementara
Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau lokasi kebakaran 10 rumah di Jagalan, Semarang Tengah. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti meninjau lokasi kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah.

Kebakaran itu menghanguskan sepuluh rumah dan membuat 66 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Dalam kunjungannya, Agustina menyampaikan rasa prihatin atas musibah tterdampak

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat menyiapkan langkah darurat sekaligus upaya jangka panjang bagi warga yang terdampak.

BACA JUGA: Wawalikota Tinjau Kebakaran di Jagalan Semarang, 66 Warga Dievakuasi ke Balai RW

“Kami meninjau langsung lokasi kebakaran dan memang banyak rumah yang terdampak. Kawasan ini padat dan tata bangunannya cukup sulit. Pemerintah berupaya agar warga bisa kembali memiliki tempat tinggal, semoga upaya ini bisa berjalan baik,” ujar Agustina.

Sebagai langkah cepat, Pemkot Semarang menyediakan hunian sementara di dua titik, yakni balai RW setempat dan aula kantor kecamatan, agar korban segera memiliki tempat berteduh. Selain tempat tinggal, ia juga memastikan kebutuhan pangan tersedia.

Dinas terkait telah mendirikan posko bantuan dan dapur umum untuk melayani kebutuhan dasar korban.

Pemerintah juga melakukan pendataan kerusakan rumah dan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk penanganan lanjutan.

“Prioritas utama saat ini adalah memastikan warga aman, kebutuhan dasar tercukupi, dan mereka tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini,” tambah Agustina.

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan 10 rumah di kampung Kulitan dan kampung Inggris, Jagalan, Semarang Tengah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, yang bermula dari salah satu pemilik rumah yang lupa mematikan kompor hingga menyebabkan api membesar.

Rumah terbakar dengan cepat karena berada di kawasan padat penduduk. Tak berselang lama Damkar tiba di lokasi kebakaran. Namun, karena akses jalan sempit, mobil Damkar tak dapat masuk ke dalam gang. Alhasil petugas hanya mampu menarik selang demkar sejauh 40 meter lebih.

Terhitung, ada 8 mobil damkar dengan suplai air dari PDAM dan Perkim yang membantu memadamkan api. (*)

Editor: Elly Amaliyah