BLORA, beritajateng.tv – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 resmi mulai di Desa Gembyungan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Rabu 15 Juli 2026. Program ini menyasar pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.
Pembukaan TMMD dipimpin langsung Bupati Blora Arief Rohman dan terhadiri Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, jajaran Forkopimda, kepala OPD, Forkopimcam Randublatung, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Arief mengatakan TMMD menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat budaya gotong royong.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga merawat semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa. Melalui program ini, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bersatu membangun desa,” kata Arief.
BACA JUGA: Mahasiswa Unissula Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran, Soroti Banjir Sayung hingga Revisi UU TNI
Pada TMMD kali ini, sasaran fisik meliputi pembangunan jalan makadam, talud jalan sepanjang 957 meter, talud penahan jalan sepanjang 123 meter di sisi kanan dan kiri jalan, serta rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga bernama Sunti dan Slamet Riyadi.
Pembangunan tersebut harapannya mampu memperlancar akses transportasi masyarakat. Juga meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan. Juga edukasi hukum, penyuluhan kesehatan, hingga pelatihan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program TMMD Sengkuyung Tahap III terdukung anggaran sebesar Rp405 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Blora, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
BACA JUGA: Menko Zulhas Klaim Indonesia Tak Lagi Impor Beras Berkat TNI: Betul Itu, Saya Tidak Basa-basi
Arief mengajak masyarakat Desa Gembyungan ikut berpartisipasi aktif selama pelaksanaan TMMD agar hasil pembangunan dapat di manfaatkan secara berkelanjutan.





