Peristiwa

Truk Tangki Minyak Gireng Curah Blong di Turunan Gembol, Seorang Pemotor Meninggal

×

Truk Tangki Minyak Gireng Curah Blong di Turunan Gembol, Seorang Pemotor Meninggal

Sebarkan artikel ini
kecelakaan truk
Diduga alami rem blong, sebuah truk tangki tabrak Toyota Avanza dan dua sepeda motor di ruas Jalan Soekarno- Hatta. Tepatnya di turunan Gembol, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat 29 Mei 2026 malam. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Diduga alami rem blong, sebuah truk tangki tabrak Toyota Avanza dan dua sepeda motor di ruas Jalan Soekarno-Hatta. Tepatnya di turunan Gembol, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat 29 Mei 2026 malam.

Kecelakaan ini dialami truk tangki Mitsubishi Fuso bernomor polisi H 8945 GA, yang melaju dari arah Bawen menuju arah Ungaran. Selain menabrak tiga kendaraan bermotor truk juga menabrak sebuah bengkel tambal ban sekaligus warung.

Truk baru berhenti setelah terperosok ke dalam selokan sedalam hampir empat meter. Satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu pemotor lainnya mengalami luka ringan dalam peristiwa ini.

Menurut Alwi (33), saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat truk tangki Mitsubishi Fuso kehilangan kendali saat menuruni tanjakan Gembol. Truk tersebut sebenarnya tidak terlalu kencang tetapi memang sudah tidak terkendali.

Sehingga sempat menabrak mobil dan beberapa sepeda motor yang juga berjalan searah di depannya. Kemudian sopir berusaha membanting setir ke arah kiri hingga menabrak bengkel tambal ban sekaligus warung miliknya.

BACA JUGA: Asah Skill, 25 Relawan PMI Kabupaten Semarang Ikuti Pelatihan Khusus Pertolongan Pertama Kecelakaan

Akibatnya, bangunan bengkel dan warung tersebut hancur berantakan. Beruntung istri dua anak serta seorang karyawannya yang berada di dalam warung selamat dan sempat menyelamatkan diri usai peristiwa terjadi.

“Ada lima orang termasuk saya yang sedang menunggu makan malam disiapkan, begitu terdengar suara benturan keras dan bangunan warung hancur berantakan kami segera menyelamatkan diri,” jelasnya.

Sementara itu, pengemudi truk Mitsubishi Fuso, Muh Sofyan (37) mengaku, gangguan fungsi rem dirasakannya saat mulai menuruni tanjakan Gembol. Ia berusaha menginjak pedal rem kuat- kuat namun tidak membuat kecepatan truk berkurang.

Sehingga laju truk tidak bisa terkendalikan lagi. Karena di depannya sudah ada beberapa kendaraan bermotor, ia berusaha membanting kemudi ke arah kiri hingga menabrak warung dan terperosok masuk ke dalam parit.