SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang gagal meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan pada laga persahabatan Stadion Jatidiri, Senin, 25 Agustus 2025. Hasil ini membuat pelatih Kahudi Wahyu Widodo merasa kurang puas.
Menurut Kahudi, skuad Mahesa Jenar masih kesulitan mengontrol tempo permainan. Ia menegaskan bahwa hasil imbang ini belum sesuai target tim.
“Anak-anak masih menyesuaikan tempo main lawan jadi mudah hilang bola,” ungkap Kahudi.
Championship Liga 2 2025/2026 yang segera dimulai membuat PSIS perlu segera memperbaiki performa. Pelatih asal Semarang itu menambahkan, “Overall, kedua tim bermain seimbang pada hari ini dan akan terus kami tingkatkan hingga kompetisi nanti.”
BACA JUGA: PSIS Semarang Datangkan Camilo Sanchez dan Marko Ivanovic, Berikut Profil Lengkapnya
Laga ini menjadi uji coba terakhir sebelum kompetisi resmi. Kahudi menurunkan starter utama, termasuk Rizky Darmawan, Doni Sormin, Dani Maulana, Marco Ivanovic, Wahyu Saputro, A Madilesa, Luan Diaz, Darel Valentino, Ade Ivan, Krisna John, dan Camilo Sanchez.
Pada menit awal, PSIS mendapat peluang emas lewat penalti. Namun, eksekusi Camilo Sanchez gagal membuahkan gol. Justru PSMS Medan unggul lebih dulu melalui tendangan penalti Vitor Barata.
Meski tertinggal, PSIS akhirnya menyamakan kedudukan lewat sundulan Camilo Sanchez setelah menerima crossing dari sisi kiri. Gol tersebut membuat skor imbang hingga turun minum.
Kahudi melakukan banyak pergantian sejak paruh pertama. Ade Ivan digantikan Basajum Latuconsina, sementara Krisna John dan Darel Valentino ditarik keluar untuk memberi kesempatan Zico serta Safna Delpi.
Babak kedua PSIS Semarang versus PSMS Medan
Memasuki babak kedua, giliran Marko Ivanovic diganti Ahmad Syihabuddin. Wahyu Saputro keluar, lalu Dani Sormin masuk memperkuat sektor kiri pertahanan.
Pergantian lain melibatkan Amir Hamzah serta Widi Syarief yang menggantikan Camilo Sanchez dan Luan Diaz.
BACA JUGA: FIFA Cabut Sanksi Registration Ban, PSIS Semarang Kini Bebas Daftarkan Pemain Baru
Menjelang akhir pertandingan, Kahudi memasukkan Reiva untuk menukar A. Madilesa. Kedua tim terus melakukan serangan, tetapi tak ada tambahan gol. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Meski belum sesuai ekspektasi, laga persahabatan ini memberi gambaran jelas bagi pelatih. PSIS kini berfokus memperkuat konsistensi jelang Liga 2. Kahudi optimistis progres tim akan semakin terlihat dalam kompetisi resmi nanti. (*)





